Siswa SD Sederajat Ikut Ujian PAS Online

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Siswa jenjang sekolah dasar (SD) sederajat melaksanakan ujian penilaian akhir semester (PAS) genap tahun ajaran 2019/2020. Pelaksanaan ujian PAS genap ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena ujian tidak secara langsung tapi melalui sistem dalam jaringan (daring) atau online. Pasalnya, siswa masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah masing-masing.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Koranmemo.com, di Kota Kediri tidak semua sekolah melaksanakan ujian PAS secara online. Pelaksanaan tergantung kebijakan sekolah masing-masing, karena penilaian tidak harus berdasarkan perolehan nilai dari ujian PAS genap tahun ajaran 2019/2020 akibat pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Mrican IV Kota Kediri, Soerjani mengatakan, perlu koordinasi untuk melaksanakan ujian PAS secara online. Tidak hanya antar guru kelas, tapi juga melibatkan orang tua siswa atau wali murid. “Jadi, yang melaksanakan masing-masing lembaga, tidak semua lembaga melaksanakan ujian PAS genap ini,” katanya, Senin (8/6).

Namun, kata Soerjani, SD Negeri Mrican IV tidak melaksanakan ujian PAS online, nilai siswa berdasarkan tugas serta nilai rapor sebelumnya. Bahkan, untuk merangsang kemampuan siswa, guru memberikan tugas dengan disisipi soal-soal PAS sebelumnya dengan menyesuaikan materi yang diterima siswa.

Mengapa tidak setiap sekolah melaksanakan ujian PAS secara online? Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, ini lantaran tidak ada ketentuan serta kewajiban dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri untuk melaksanakan ujian PAS genap tahun ajaran 2019/2020. Untuk itu, guru harus pandai menyikapi keperluan siswa supaya tetap mendapat pemahaman mengenai materi pelajaran (mapel).

Sedangkan pelaksanaan ujian PAS genap SD Negeri Banjaran IV, sudah dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB. Sebelumnya, guru berkoordinasi dengan orang tua siswa dan wali murid untuk pelaksanaan ujian PAS sehingga saat pelaksanaan tidak ada kendala. Bahkan, orang tua siswa juga menjadi pengawas ujian saat pelaksanaan ujian PAS online berlangsung.

Salah satu orang tua siswa, Ardian Efendi (38) mengatakan, peran orang tua selama ujian PAS online sangat penting. “Saat PAS online, orang tua harus mendampingi anak. Karena, mereka juga perlu pemahaman tata cara pengisian jawaban di aplikasi. Kejujuran orang tua juga penting, tidak boleh memberi tahu jawaban kepada anak meskipun orang tua tahu bahwa jawaban anak salah,” katanya.

“Sebagai orang tua harus menanamkan sikap jujur sedini mungkin. Selain itu, pastikan koneksi internet tetap stabil sehingga saat siswa mengerjakan soal tidak ada kendala. Mengenai pelaksanaan ujian PAS tidak hanya untuk kelas tinggi (IV, dan V), tapi mulai kelas I,” imbuhnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya