Sisi Lain Proyek Koridor Ahmad Yani

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Pemulung di sekitar Koridor Ahmad Yani ternyata mendapat keuntungan dari proyek tersebut. Sebut saja Yudha (9), seorang pemulung yang setiap hari mengambil besi bekas di sekitar area proyek tersebut. Dia mengaku bisa membawa pulang 7-10 kilo besi setiap hari.

Yudha mengatakan, dia menyusuri sepanjang proyek sedari pagi dan pulang siang hari. “Kemarin saya panen besi sampai dapat 10 kilo, saat pembongkaran drainase atau saluran air,” ujar pemulung asal Rejoso tersebut, Kamis (15/10).

Tengkulak kemudian membeli hasil pungutan Yudha Rp2 ribu per kilogramnya. “Dalam satu hari saya bisa membawa pulang uang sebesar Rp14 ribu, paling banyak Rp20 ribu dari hasil memulung di proyek ini,” kata Yudha.

Tidak hanya Yudha, beberapa anak seperti Romzi (12) juga mencari uang jajan dari bekerja mencari besi di proyek tersebut.

Baca Juga: Penertiban Calon Trotoar Ahmad Yani, Pepohonan Dipindah

“Kami juga mencari besi di pembuangan akhir pembongkaran proyek. Di sana jauh lebih banyak besi-besi, tidak hanya besi ada seng yang perkilonya bisa mendapat Rp1.000 rupiah,” kata Romzi.

Mereka mengaku uang yang didapatkan tidak hanya untuk membeli jajan, namun juga untuk ditabung. “Kalau tabungannya sudah cukup, saya mau beli HP,”sebut Yudha.

Baca Juga: Ini Tiga Tujuan Perubahan Wajah Jalan Ahmad Yani

Begitu juga Romzi, dia sangat ingin memiliki sepeda seperti teman-temannya. Selain mencari besi di area proyek, mereka juga memulung barang-barang bekas di Pasar Wage Kabupaten Nganjuk.

Reporter: Inna Dewi Fatimah

Editor: Della Cahaya