Sindikat Rental Mobil Digulung

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Empat orang anggota sindikat penggelapan mobil rental dibekuk Satreskrim Polres Nganjuk, Senin (9/1). Komplotan ini mengelabuhi korbannya, Wawan Budiono (39) pengusaha rental mobil di Jl Anjuk Ladang Kelurahan Ploso Kecamatan Nganjuk, dengan memalsukan identitas (KTP).

Keempatnya adalah, Agung Wiyono (36) warga Desa Ploso Kidul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, Tulus Harsoyo (52) warga Desa Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Anang Yusbudi (41) warga Desa Gambirejo Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar, dan Arik Wibowo (34) warga Desa Jimbe Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.

“Tersangka utamanya WA, dia mengajak teman wanitanya NN yang sekarang masih buron. Berbekal KTP palsu, keduanya menyewa mobil lalu mobil itu dijual kepada tersangka TH, oleh TH dilempar lagi ke AY dan tarakhir ke AW,” ujar AKP Trisno Nugroho, Kasatreskrim Polres Nganjuk saat rilis kemarin.

Diungkapkan, ide penipuan ini berawal dari tersangka Agung Wiyono dengan mengajak NN pergi ke sebuah rental mobil milik Wawan Budiono. Keduanya mengaku pasangan suami istri yang dibuktikan dengan KTP dan kartu keluarga (KK). “KTP dan KK yang digunakan untuk menyewa mobil itu adalah hasil cetak sendiri,” kata Trisno.

Setelah berhasil mengelabuhi korban, lanjut Kasatreskrim Trisno Nugroho, lalu keduanya membawa mobil Suzuki Ertiga nopol W 1379 RB. Kemudian, oleh kedua pelaku mobil itu dijual kepada tersangka Tulus Harsoyo. “Mobil tersebut dijual dengan harga Rp 20 juta,” ujarnya.

Kemudian, kata Trisno, mobil itu oleh tersangka Tulus Harsoyo dijual lagi kepada tersangka Anang Yusbudi dengan harga Rp 25 juta. Oleh Anang, mobil itu dijual lagi kepada tersangka Arik Wibowo. “Mobil hasil penipuan ini oleh tersangka Arik dibeli seharga Rp 30 juta,” paparnya.

Ditangkapnya keempat tersangka ini setelah korban melapor ke SPKT Polres Nganjuk. Mendapat laporan, petugas langsung memburu keberadaan mobil Suzuki Ertiga nopol W 1379 RB, berikut tersangkanya. “Mobil terakhir dibawa tersangka Arik dan kita amankan,” imbuhnya.

Setelah membekuk Arik, dilakukan pengembangan hingga sindikat ini terbongkar. Dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Nganjuk, akhirnya ketiga tersangka dapat dibekuk. “Satu orang tersangka perempuan berinisial NN kita nyatakan buron,” pungkasnya.

Sementara barang bukti yang diamankan, mobil Suzuki Ertiga nopol W 1379 RB, satu tas stempel palsu, beberapa lembar KTP dan KK, seperangkat alat pembuat KTP palsu dan beberapa buah ponsel. Saat ini keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus. (jie)