Sindikat Penipu Modus Jual Emas Palsu Libatkan Pelajar

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Polsek Kanigoro berhasil membekuk 4 pelaku sindikat jual perhiasan emas dan dokumen palsu yang meresahkan masyarakat.Keempat pelaku ini antara lain Ep (17) pelajar, Yohanes Kustianto (42) keduanya warga Dusun Lodalem Desa Arjowilangun Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang, Agus Budiono (32) warga Desa Siderejo Rt 30 Rw 09 Kecamatan Pagelaran Kabupaten Blitar dan Dedik Tri Cahyono (28) warga Jalan Manggis Rt.1 Rw 4 Desa.Kemulan Kecamatan Turen Kabupaten Malang.

Mereka ditangkap, Kamis (24/01) sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah toko emas “PAHALA” di Jalan Manokwari Lingkungan Jajar Rt.06/04 Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.Tak bisa mengelak, keempat pelaku langsung diamankan dan diperiksa lebih lanjut di Mapolres Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Anissulloh M Ridha SIk melalui Kasubag Humas Iptu Mohamad Burhanudin SH mengatakan, keempat pelaku yang merupakan sindikat ini berhasil ditangkap. “Dari hasil pemeriksaan diakui jika sindikat penipu emas palsu ini sudah melakukan aksinya di beberapa wilayah diantaranya Tulungagung, Trenggalek dan Blitar,” ungkapnya, Jumat (25/01).

Penangkapan sindikat ini bermula pada hari Kamis (24/01) sekira jam 16.00 Wib telah mendapatkan laporan bahwa ada orang yang sedang menjual cincin emas palsu di Toko emas ” PAHALA” . Kemudian petugas mendatangi TKP dan mengamankan satu pelaku yang bernama Eko beserta barang buktinya.

Setelah itu pelaku dibawa ke Mapolsek Kanigoro dan diinterogasi kemudian mengembang bahwa dirinya tidak sendiri melainkan dengan temannya ada 3 orang lagi dengan mengendarai Mobil Xenia warna Putih.

” Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan serta pengejaran dan berhasil menangkap 3 orang pelaku lainnya beserta mobil dan barang buktinya,setelah dilakukan interogasi tersangka mengaku telah melakukan perbuatan yang sama di wilayah hukum Polres Lain diantaranya di Tulungagung dan Trenggalek,serta diwilayah Hukum Polsek Lotim,” ungkapnya.

Ditambahkannya jika barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 Unit mobil Xenia Nopol: N 1002 FV, 5 buah cincin emas palsu, 2 buah Gelang emas Palsu, Uang Tunai sebesar Rp.8.512.000 yang didapat dari hasil penjualan diwilayah Tulungagung dan Blitar.
” Untuk itu maka mereka akan kami jerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, ” imbuhnya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu