siMaya Diterapkan di Trenggalek

Trenggalek, koranmemo.com – Sistem Administrasi Perkantoran Maya (siMAYA) sistem administrasi perkantoran maupun surat menyurat dilakukan secara elektronik kini digulirkan pemerintah Kabupaten Trenggalek dibawah kepemimpinan Bupati Emil Elestianto Dardak dan Wakil Bupati Moch Nur Arifin.

Hal ini dimungkinkan akan membuat kinerja aparatur pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien dalam persoalan distribusi surat menyurat serta tidak ada alasan surat terselip ataupun hilang yang selama ini terkadang terjadi.

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak mengatakan sebenarnya Trenggalek sudah sedikit terlambat dibandingkan dengan daerah lainnya menggunakan aplikasi siMAYA ini. Karena sudah ada lebih 200 Kabupaten/ Kota menerapkan dan daerah yang dipimpinnya saat ini belum. Padahal tekhnologi 4G dalam media internet sudah terfasilitasi “Kita belum terapkan padahal sudah 4G, maka sekarang ini siMAYA sudah saatnya kita launching,”ungkapnya, Kamis (20/7).

Ditambahkan , berbijak dari kondisi kekinian pihaknya berpacu untuk mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lain dalam hal meningkatkan efisisensi dan efektifitas birokrasi di lingkup Pemkab Trenggalek.

“Dengan adanya sistem ini sekarang surat itu bisa lebih jelas. Kalau namanya numpuk itu, nyelip surat kan bisa juga, disposisi juga bisa terlunta-lunta sekian lama. Apalagi kita tidak bisa memungkiri mobilitas bupati atau kepala OPD itu sangat tinggi, bukan hanya duduk di belakang meja terus menerus,” imbuhnya.

Dikatakannya pula, dengan sistem ini memudahkan koordinasi dan pengecekannya walau sedang mobile di jalan . “Artinya mereka di jalan itu bisa mengececk surat maupun mendisposisi dan Trengggalek sekarang sudah butuh itu. Secara infrastruktur di Trenggalek sudah lumayan, akses 4G itu sudah semakin luas jangkauannya,” jelasnya.

Sedangkan keabsahan serta legal dari surat ataupun yang lain, Bupati Emil beralasan jika penerapan surat elektronik sudah dinaungi undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan perubahannya. “Secara legal formal kita sudah diatur UU ITE, dan secara nasional sudah lebih dari 200 daerah yang mengaplikasikannya,”tandasnya.

Untuk daerah pelosok yang sulit jangkauannya melalui media internet , Bupati Emil langsung menambahkan bahwa saat ini di pelosok sudah terfasilitasi dengan sistem 4G. “4G sudah hadir di Kecamatan Watulimo dan Durenan, sehinngga tidak ada alasan-alasan untuk menunda-nunda penggunaan aplikasi ini,”pungkasnya.

Reporter : Puthut Purbantara

Editor      : Hamzah Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.