Siapkan Dana Kerohiman Untuk 231 KK

Penertiban Eks Lokalisasi Semampir

 

Kediri, koranmemo.com –  Dana kerohiman sebesar Rp 2,5 juta untuk warga eks lokalisasi Semampir akan diberikan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Kediri begitu warga mendaftarkan kepindahan mereka. Meski pada saat deadline penggusuran, yakni tanggal 9 Desember belum mendaftarkan, pemkot masih memberikan masa tenggang sampai akhir Desember untuk mengambil dana kerohiman tersebut.

Dewi Sartika, Kepala Dinsosnakertrans Kota Kediri mengatakan, pemkot telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 577.500.000 untuk 231 Kepala Keluarga (KK). Kendati di lapangan ternyata terdaftar lebih dari data yang ditetapkan oleh pemkot, maka akan dievaluasi lagi. “Untuk sementara yang sudah disetujui oleh dewan hanya untuk 231 KK itu,” ujar Dewi.

Selain dana kerohiman, pada tahun 2014 hingga 2015, selama 15 bulan pemkot menganggarkan senilai Rp 500 ribu per KK untuk alih profesi warga. Selain itu warga juga diberi pelatihan seperti menjahit, salon, dan lainnya. “Dana sebesar itu saya rasa sudah cukup banyak untuk warga yang nanti terdampak pembongkaran,” kata Dewi.

Sebelumnya Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, tanpa memberi dana kerohiman pun pemkot sudah bisa mengambil lahan di RW 5 itu. Namun pemkot tidak serta merta membongkar begitu saja. “Pemkot masih memanusiakan mereka karena bagaimanapun juga mereka warga Kota Kediri juga,” ungkap Abu.

Sementara, surat pemberitahuan pembongkaran telah diberikan seminggu yang lalu. Untuk surat peringatan pertama adalah 25 November, kedua 3 Desember, ketiga 6 Desember, dan terakhir surat peringatan 1 X 24 jam untuk mengosongkan rumah warga eks lokalisasi Semampir sebelum dibongkar. (dha)

 

Follow Untuk Berita Up to Date