Siapkan 3 Puskesmas Penyangga untuk Pasien Covid-19

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berencana menambah 1 puskesmas penyangga baru penanganan covid-19. Puskesmas Kalidawir akan dikaji untuk menambah dua puskesmas yang sudah ditunjuk sebagai penyangga pasien yang diduga terpapar virus corona.

Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo mengatakan, hasil dari perkembangan, ada beberapa Puskesmas baru yang akan dipilih untuk digunakan sebagai lokasi perawatan pasien virus corona (Covid-19), untuk yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Jika ada pasien yang suspect atau dalam kondisi parah akan langsung dirawat di ruang isolasi RSUD dr. Iskak.

“Hasil sidak di beberapa lokasi hasilnya kita evaluasi. Untuk pasien nanti dipilah pasien itu kategori apa, kalau berat langsung ke RSUD,” ujarnya, Rabu (25/3).

Bupati menambahkan, ada perubahan lokasi yang dipilih. Dari awalnya Puskesmas Ngantru diganti ke Puskesmas Beji, sedangkan Puskesmas Bangun Jaya Kecamatan Pakel tetap dipertahankan ditambah Puskesmas Kalidawir. Puskesmas Ngantru diganti melihat persebaran ODP, PDP, dan ODR di Kabupaten Tulungagung berpusat di kawasan selatan.

“Sehingga kami pindah, cari ganti yang dekat dengan kawasan selatan. Kalau di Puskesmas Ngantru di utara terlalu jauh, padahal pasiennya banyak dari selatan,” terang Maryoto.

Lebih lanjut, Maryoto meminta kepada masyarakat untuk pro aktif dalam melaporkan kedatangan pendatang, termasuk PMI (Pekerja Migran Indonesia). “Makanya saya minta kepada masyarakat, Pak Camat, Kades, Pamong setempat dan masyarakat. Untuk mendata dengan santun, ayo kita data. Agar masyarakat lingkungan sekitar tenang,” jelasnya.

Reporter Zayyin multazam sukri

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date