Dispendukcapil Siapkan 10.000 Blangko KTP-el Per Minggu

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Permintaan administrasi kependudukan utamanya E-KTP bagi warga, setiap minggu di Kabupaten Kediri cukup tinggi. Setidaknya ada 10.000 blangko E-KTP untuk dicetak bagi pemohon yang data KTP hilang dan perubahan element data. Setiap minggu ada 3000 permintaan adminduk ke Kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri.

Permintaan tinggi khususnya bagi pemohon mula usia 17 tahun di Kabupaten Kediri untuk E-KTP mencapai 17.000 blangko. Sebelum E KTP resmi terbit, pemohon diberi surat keterangan (Suket) namun untuk di Kantor Dispendukcapil layanan satu hari jadi (Sahaja)bisa selesai untuk layanan KK, KTP el dan akte kelahiran.

Setiap dua minggu petugas Dispendukcapil Kabupaten Kediri ke Jakarta mengambil 10.000 blangko untuk kebutuhan E-KTP warga Kabupaten Kediri. Sebenarnya warga cukup bisa datang ke Kantor Kecamatan dan balai desa karena kedua intansi tersebut memberikan layanan yang sama dengan Kantor Dispendukcapil.

Nur Rohayati Kepala Dispendukcapil Kabupaten Kediri mengatakan, jika mengurus adminduk melalui Kantor Dispendukcapil, pemohon diharapkan mengikuti mekanisme yang ada dan terlebih dulu daftar antri melalui nomor WA Dispendukcapil.Ketika namanya dipanggil sesuai hari dan jam pemohon bisa datang tepat waktu.

Baca Juga: Blangko KTP-el Kosong, Pemohon Diberi Suket

“ Ini upaya untuk menghindari penumpukan berlebih pemohon di kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri. Sementara stok di pusat sangat mencukupi dan permintaan setiap minggu kita dijatah 10.000 blangko e KTP dan adminduk lainya. Sekali mendapatkan E-KTP saat ini bisa berlaku seumur hidup,” ujarnya.

Nur Rohayati menambahkan,sebenarnya pelayanan secara on line untuk adminduk seperti akta kelahiran dan adminduk lainya bisa melalui desa atau kecamatan. Petugas Dispenduk desa dan Kecamatan akan berkoordinasi dengan Dispendukcapil Kabupaten Kediri akan mengirim secara on line.

Baca Juga: Hanya Terima 10 Ribu Blangko KTP-el

“Hanya saja untuk di desa dan kecamatan belum bisa satu hari selesai seperti di Kantor Dispendukcapil. Kita harapkan kedepanya layanan bisa maksimal di desa dan kecamatan bisa selesai satu hari selesai.  Ini upaya memberikan layanan cepat adminduk ke masyakat,”imbuhnya.(adv)

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu