Siaga Bencana, Gelar Simulasi Tanggap Darurat

Ponorogo, koranmemo.com – Pasca munculnya instruksi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, terkait Siaga Bencana hingga Mei 2020 di seluruh wilayah Jatim, seluruh lembaga penanganan bencana di Kabupaten Ponorogo langsung menggelar latihan bersama di kawasan Bendungan Sumorobangun di Desa Biting Kecamatan Badegan, Selasa (14/1).

Simulasi penanganan bencana ini melibatkan 650 personil gabungan, yang terdiri dari TNI- Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Darurat ( BPBD) Ponorogo.

Dalam pelatihan tanggap darurat bencana ini, diperagakan simulasi pertolongan terhadap korban banjir yang terjebak, dan korban tenggelam.

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto mengatakan, latihan bersama ini dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia ( SDM) kebencanaan dalam menangani bencana. “Jadi bila nanti terjadi bencana, SDM kita sudah siap. Dan secara cepat tepat menangani korban,” ujarnya.

Arief mengungkapkan, sesuai pemetaan di Ponorogo terdapat 5 wilayah yang rawan bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Antara lain, Kecamatan Pulung, Pudak, Sooko, Ngebel, serta Ponorogo.

“Di Ponorogo itu ada 5 wilayah yang kita petakan rawan bencana. Wilayah kecamatan kota itu banjir, angin dan longsor di 4 kecamatan Ponorogo,” pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman
Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date