Sewa Kamar Hotel, Pelajar Diamankan

Share this :

Kediri, Memo – Perbuatan mesum di kalangan pelajar semakin memprihatinkan. Setelah sebelumnya petugas Satpol PP Kota Kediri mengamankan sepasang pelajar SMP bermesraan di ara pemakaman bong china, Sabtu (23/4) kemarin petugas mengamankan dua pasang pelajar yang diduga hendak melakukan perbuatan mesum di sebuah hotel di Kota Kediri.  “Razia kemarin Sabtu (23/4) kami mengamankan delapan pasang bukan suami istri di hotel dan kos-kosan di Kota Kediri. Dua pasang diantara mereka merupakan pelajar SMA,” ungkap Kasi Trantib Satpol PP, Nurkhamid.

Petugas Satpol PP mengiring dua pasangan mesum yang menyewa kamar di sebuah hotel di Kota Kediri. (amid/memo)
Petugas Satpol PP mengiring dua pasangan mesum yang menyewa kamar di sebuah hotel di Kota Kediri. (amid/memo)

Nurkhamid mengungkapkan razia ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak asusila yang ada di Kota Kediri. Biasanya petugas melakukan razia di kawasan GOR, pemakaman bong china, dan Lebak Tumpang di Kecamatan Mojoroto, Sabtu kemarin petugas mengubah sasaran di hotel-hotel dan rumah kos di Kota Kediri.

Bukan tanpa alasan hal tersebut dilakukan pasalnya petugas mengindikasi adanya penyalahgunaan hotel dan rumah kos sebagai tempat mesum. Dugaan tersebut ternyata benar, dari hasil razia tersebut diamankan delapan pasangan bukan suami istri. “Sasaran kita merupakan hotel melati yang harganya relatif lebih murah, sehingga siapapun bisa menjangkau,” terang Nurkhamid.

Sekitar pukul 21.00 WIB beberapa petugas Satpol PP medatangi hotel yang ada di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Di hotel tersebut petugas mendapati dua pasangan bukan suami istri cek in di hotel. Keduanya langsung digiring petugas ke dalam truk Satpol PP.

Razia dilanjutkan di beberapa rumah kos di Kelurahan Ngronggo. Didapati beberapa pasangan pria dan perempuan tinggal bersama tanpa adanya hubungan suami istri. Sebagian dari mereka mengaku hanya berkunjung ke rumah kos temannya tersebut saat diinterogasi petugas.

Mirisnya dari delapan pasangan yang diamankan, petugas menemukan dua pasangan masih berstatus sebagai pelajar cek in di sebuah hotel. Mereka berdalih jika hanya ingin istirahat di hotel tersebut kerena rumahnya cukup jauh. Meski begitu petugas tetap menggiring mereka untuk diproses. “Kita lakukan pemeriksaan kepada dua pasang pelajar tersebut dan kami pulangkan langsung ke orang tua agar mereka bisa memantau pergaulan putra putrinya,” tegas Nurkhamid. (ram)

 

 

Follow Untuk Berita Up to Date