Setujui 4 Konsepsi Raperda, Dewan Targetkan 26 Raperda Rampung Tepat Waktu

Trenggalek, Koranmemo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek menggelar Rapat Paripurna di Graha Paripurna Kantor DPRD Trenggalek, Selasa (2/7). Rapat paripurna itu menghasilkan keputusan persetujuan usulan empat konsepsi raperda oleh masing-masing komisi. Sedikitnya kalangan legislatif memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk menyelesaikan 26 raperda baik inisiatif legislatif dan eksekutif.

Empat usulan konsepsi raperda yang disetujui itu adalah raperda tentang lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, raperda tentang pemberdayaan dan perlindungan petani, raperda tentang penyelenggaraan jasa konstruksi dan raperda tentang penanggulangan kemiskinan. “Tadi ada empat konsepsi raperda yang disetujui jadi perda,” kata Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam.Dalam paripurna itu membahas beberapa kajian empat raperda yang diusulkan oleh masing-masing komisi. Kemudian, masing-masing fraksi memberikan masukan yang ditanggapi langsung oleh empat komisi yang mengusulkan. “Pendapat oleh masing-masing fraksi, kemudian ditanggapi oleh masing-masing komisi, ada empat komisi,” jelasnya.

Pasca memutuskan empat konsepsi raperda itu, kalangan legislatif akan melanjutkan pembahasan di tingkat harmonisasi badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) hingga tingkat panitia khusus (pansus) sebelum jadi peraturan daerah (perda). Mereka menargetkan sebanyak 26 raperda itu dapat rampung tepat waktu. “Harus selesai tepat waktu,” kata Samsul Anam.

Saat ini kalangan wakil rakyat memiliki PR 26 raperda untuk dijadikan menjadi perda. Sebanyak 26 raperda itu adalah 14 raperda dari eksekutif dan 12 raperda inisiatif dari kalangan legislatif. “Untuk prioritas awal ada tujuh raperda yang akan dibahas oleh masing-masing komisi dan tiga diantaranya oleh Bapemperda. Kemudian baru sisanya,” kata Muhtarom, plt Sekretaris Dewan. (adv/DPRD Trenggalek)

Reporter : Angga Prasetya

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date