Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Kuli Bangunan Ditangkap

Share this :

Kediri, koranmemo.com — Personel Resmob Satreskrim Polresta Kediri menangkap terduga tindak pencabulan dan persetubuhan, MAA (18), Sabtu (8/2). MAA melakukan perbuatan tak sekonoh itu kepada seorang gadis asal Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, sebut saja Bunga, yang masih berusia 14 tahun.

Pelaku ditangkap oleh personel Unit Resmob setelah mendapat informasi dari masyarakat, jika pelaku MAA rencananya pada Senin (10/2), akan pergi ke Gresik.”Rencananya, pelaku ke Gresik untuk bekerja sebagai kuli bangunan. Mendapatkan informasi tersebut, anggota segera melakukan upaya penangkapan,” jelas Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi.

Sebelumnya, NBA (41) orang tua Bunga melaporkan kajadian yang menimpa putrinya. Dari keterangan NBA, pelaku melakukan tindakan tak senonoh itu pada Maret minggu ketiga 2019 lalu. Aksi tak terpuji itu dilakukan di salah satu warung yang berada di Kecamatan Tarokan.

NBA mengetahui anaknya menjadi korban pelecehan karena curiga dengan perubahan sikap Bunga. Beberapa waktu terakhir, korban sering merenung dan menangis. Selanjutnya, NBA mencoba menanyakan masalah apa yang sedang dihadapi.

Akhirnya, korban mengaku bahwa telah disetubuhi oleh pelaku, pertama kali pada Mei 2019 hingga kemudian dilakukan berkali-kali. Sementara itu, pelaku mengaku melakukan perbuatan persetububuhan berkali kali di ruang TV rumah pelaku.

“Kepada anggota, pelaku mengaku terakhir kali melakukan tindakan tak senonoh tersebut pada 28 Januari 2020 lalu. Pelaku melakukan perbuatannya di rumah saat kondisi rumah dalam keadaan sepi,” turunnya.

Barang bukti atas kasus ini, kata AKP Kamu di yaitu hasil Visum Et Repertum, dan satu buah tikar yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan perbuatan persetubuhan.

“Atas tindakannya, pelaku terbukti melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sesuai Pasal 81 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” pungkasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor :  Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date