Setelah Menjadi Tersangka, Mantan Camat Kras Ditahan

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Setelah dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan dengan mengumpulkan bahan keterangan serta barang bukti dan ditetapkan sebagai tersangka akhirnya mantan Camat Kras Kabupaten Kediri berinisial SH ditahan, Rabu (23/9).

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar mengatakan, mantan Camat Kras berinisial SH terjerat kasus penipuan dan memberikan janji jabatan dalam proses pengisian kepada perangkat desa di Kecamatan Kras. Sebelum ditahan, tersangka tersebut sudah dilakukan rapid test Covid-19.

“Iya sudah kami tahan, sejak Kamis (17/9/) lalu. Namun sebelum ditahan, SH juga sudah melakukan rapid test Covid-19,”jelasnya.

Ditambahkan, awalnya pada tahun 2016 lalu seluruh Kades Kecamatan Kras diundang oleh SH ke pendopo Kecamatan Kras. Pada saat itu ada lima yang akan mengisi perangkat desa yaitu Desa Kanigoro, Desa Kras, Desa Jambean, Desa Pelas, dan Desa Butuh.

Kemudian dia menyampaikan kepada Kades bahwa di Kabupaten Kediri membuka pengisian perangkat desa yang mana di pemerintah desa ada perangkat desa yang kosong. Selain itu SH meminta para Kades untuk mempersiapkan diri, serta menyampaikan kalau Kades punya calon yang akan diajukan supaya dikondisikan.

“Tersangka meminta uang kepada Kades secara bertahap hingga akhirnya ada Kades yang mengalami kerugian material Rp 125 juta,”ungkapnya.

Ditambahkan, untuk ditahannya tersangka itu agar dapat memudahkan dalam proses penyidikan. Setelah dilakukan penahanan di Mapolres Kediri, nanti akan melengkapi berkas serta langsung dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

“Tentunya setelah kelengkapan berkas pemeriksaan tersangka selesai nanti akan kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri,”ujarnya.

Reporter Rizky Rusdiyanto
Editor Achmad Saichu