Sertifikasi Nikah Tahun 2020, Kemenag Kota Batu: Masih Wacana

Batu, koranmemo.com – Santernya isu sertifikat pernikahan yang mendadak viral, mendapatkan respon dari Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu Nawawi M. Dirinya meminta agar masyarakat untuk tidak tersulut kabar terlebih dahulu, sebab menurutnya hal tersebut masih dalam sebatas wacana.

Pada kabar yang tengah viral, dikatakan jika pasangan yang hendak menikah wajib mengantongi sertifikat perkawinan. Aturan ini dicanangkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) diperuntukkan bagi pasangan yang akan atau berencana melakukan pernikahan pada tahun 2020.

“Sebaiknya jangan panik dulu. Kalau bicara bimbingan pra nikah, hal tersebut sudah terjadi sejak lama. Hanya mungkin yang memantik pro kontra kan masalah istilah kelas pra nikah dan sertifikat saja kan,” ungkap Nawawi kepada koranmemo.com Selasa (19/11).

Sejak tahun 2017, lanjut Nawawi Kemenag sudah memberlakukan bimbingan pernikahan. “Masyarakat yang mau menikah kita beri bimbingan terkait psikologi, kesehatan keluarga dan kesehatan reproduksi. Jadi kalau di Kemenag hal tersebut sudah diterima masyarakat sejak dahulu,” imbuh mantan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, Madura itu.

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan akan mempertimbangkan kewajiban memiliki sertifikat menikah bagi pasangan yang hendak menikah. Sertifikat itu diberikan terkait edukasi kesehatan agar pasangan mantap menjalani kehidupan pascamenikah.

“Jadi kalau pentingnya edukasi untuk calon pasangan yang akan menikah agar bisa mengaplikasikan pendidikan itu saat sudah menikah dan memiliki anak tanpa sertifikasi nikah bagi para calon orang tua khususnya calon Ibu, sudah terakomodasi di bimbingan pra nikah sebenarnya,” tandasnya.

Reporter: Doi Nuri
Editor: Arif Juli Prabowo