Sepekan Wisata Dibuka, Pengunjung Kurang Dari 20 Orang Per Hari

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Sudah satu pekan wisata di Kota Blitar telah dibuka dengan syarat ketentuan protokol kesehatan. Namun jumlah pengunjung belum ramai seperti sebelum wabah Covid – 19. Penurunan lebih dari 80 persen jika dibandingkan sebelum wabah.

Salah satunya seperti yang terlihat di Kampung Afrika, Kota Blitar. Lokasi wisata keluarga yang memiliki spot foto ala suku Afrika ini masih sepi pengunjung. Sejak dibuka kembali pada masa kelaziman baru (new normal) wisatawan yang berkunjung masih sedikit.

“Sebelum pandemi wisatawan yang datang bisa 100 lebih tiap hari. Namun pada new normal ini jumlahnya berkurang, tidak lebih dari 20 per hari,” ungkap Jepri, penggelola wisata Kampung Afrika.

Pada kelaziman baru ini Kampung Afrika menerapkan beberapa protokol kesehatan. Pengunjung yang datang harus cuci tangan terlebih dahulu. Petugas penjagaan kemudian mengukur suhu badan para pengunjung. Para wisatawan diwajibkan menggunakan masker.

Pihak pengelola wisata hanya membatasi pengunjung yang masuk lokasi wisata sebanyak 150 orang. Sementara wisatawan lainnya yang ingin masuk harus menunggu di ruang tunggu untuk. Pihak pengelola juga menyediakan ruang khusus bagi wisatawan yang meliliki suhu tubuh lebih dari 37.5 derajat celcius.

“Bagi pengunjung yang suhu tubuhnya lebih dari 37.5 derajat celcius kita larang untuk masuk lokasi wisata,” ungkap Jepri.

Sementara itu, Adi Surahman wisatawan asal Jombang ini memilih Kampung Afrika sebagai tempat berliburnya bersama keluarga. Sejak diberlakukannya kelaziman baru Adi mencari lokasi wisatawa mana yang telah dibuka untuk umum. Adi akhirnya mengajak keluarganya berkunjung ke Kampung Afrika.

“Tahunya dari internet. Beberapa bulan di rumah saja karena Covid – 19 pastinya sudah bosan, akhirnya kita pilih kesini,” ungkapnya.

Reporter: Nuramid Hasjim
Editor: Della Cahaya