Sepeda Keren Batal Dilaunching Mei

Trenggalek, koranmemo.com – Sekolah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan (Sepeda Keren) batal di launching Mei mendatang. Penundaan ini dikarenakan proses pemutakhiran sekolah non formal yang belum rampung. Inovasi Pemkab Trenggalek itu diklaim mampu menyelesaikan hampir 70 persen permasalahan sosial di lingkup masyarakat.

Sebelumnya Sepeda Keren rencanya bakal dilaunching Mei mendatang. Ini disampaikan oleh Novita Hardini, ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek seusai mengikuti rapat koordinasi, konsultasi dan silaturahmi dengan tema sosialisasi program khusus stunting dan penanganan sampah atau limbah plastik wilayah kerja bakorwil 1 di pendopo Manggala Praja Nugraha beberapa waktu lalu.

Pelaksana tugas (plt) Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, terobosan Pemkab Trenggalek untuk mengentaskan permasalahan sosial itu rencananya bakal direalisasikan pada November mendatang. “Mungkin akan di launching November, bersamaan dengan hari anak atau apa ya,” ujarnya kepada Koranmemo.com saat dikonfirmasi.

Mas Ipin sapaan akrabnya menyebut, saat ini pihaknya masih menyempurnakan progres itu agar maksimal. Pasalnya perlu keselarasan program yang melibatkan sejumlah organisasi yang bergerak di bidang sosial. “Jadi sekarang masih dalam proses pemantapan,” kata Mas Ipin sembari menyebut sejumlah organisasi atau instansi lainnya yang terlibat.

Nantinya sekolah non formal ini diklaim mampu menjawab segala permasalahan sosial di Kabupaten Trenggalek. Sebab kalangan anak, perempuan, disabilitas dan kelompok rentan turun andil dan bersinggungan langsung dengan permasalahan sosial.

“Kalau kita ngomong anak, perempuan, disabilitas dan kelompok rentan, 70 persen masyarakat Trenggalek isinya itu. Jadi kalau gagasan ini sukses ya, 70 persen masalahan sosial di masyarakat akan selesai. Insyaallah,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date