Sensasi Unik Makan Mie Wajan

Share this :
Wadah Anti Mainstream, Makin Lezat dengan Bumbu Khas Kota Bayu

Nganjuk, koranmemo.com – Ketika berkunjung ke wilayah Kabupaten Nganjuk, tepatnya ketika melintasi Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom, tidak ada salahnya mencoba pengalaman kuliner baru. Bagi pecinta dunia kuliner, sensasi unik serta pengalaman baru akan dirasakan ketika mencicipi kenikmatan “Mie Ayam Wajan”.

Dilihat dari namanya mungkin sekilas pengunjung akan berpikir jika mie yang disajikan di sini dimasak atau diolah menggunakan wajan. Tetapi sebaliknya, justru nama mie wajan disematkan lantaran penyajian mie yang langsung dari atas wajan.

Bila kebanyakan mie ayam disajikan melalui mangkok, pengelola tempat makan ini sengaja berinovasi dengan menggunakan wajan sebagai media penyajian. Hasilnya, banyak pengunjung yang tertarik untuk mengabadikannya dalam bentuk foto, entah hanya difoto makanannya saja, atau mereka berswafoto bersama makanan tersebut.

Lantas apakah hanya cara penyajian yang beda serta sensasi unik ketika menikmati mie wajan ini? Ternyata tidak. Kelezatan bumbu khas kota bayu jadi identitas tersendiri bagi mereka yang doyan wisata kuliner.

Fadila, pengunjung asal Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk mengaku sudah beberapa kali mengunjungi tempat ini. Awalnya dia hanya penasaran, tapi karena rasanya lezat, dia tidak ragu untuk kembali lagi untuk menikmati satu “wajan” mie ayam tersebut.

Baca Juga: Suasana Rindang, Wisata Kuliner Tradisional Bring Rahardjo

“Dulu waktu pertama kali kesini bersama teman-teman sempat terkejut karena mie langsung disajikan di atas wajan. Tapi sekarang sudah biasa. Kesini beberapa kali sebagai pelanggan karena rasanya memang lezat dan khas,” ujarnya.

Setiap pembeli yang datang akan langsung dipersilahkan memesan menu yang disediakan.  Wajan yang digunakan penjual ukurannya tidak terlalu besar, sehingga pembeli tidak kesulitan saat makan di atas meja makan yang disediakan.

Cara masak mie ayam ini tidak jauh berbeda dengan mie ayam pada umunya. Bedanya, mie ayam disajikan di wajan yang biasanya digunakan untuk menggoreng sesuatu.

Baca Juga: Pusat Oleh-Oleh Khas Nganjuk, Tarik Pengunjung Dengan Sajian Kuliner

Selain itu, mie ayam di sini ditambahi dengan sambal kental, bukan sambel encer seperti pada umumnya. Selain merasakan sensasi makan mie di wajan, pembeli juga merasakan mie ayam yang lengket dengan sambal kental.

Inggil Prayogo, penjual Mie Ayam Wajan mengatakan, jika pembeli ada pecinta makanan pedas, Inggil juga menyediakan menu super pedas. “Tingkatan rasa pedas disediakan sesuai selera di sini, menunya pun juga sangat variatif,” ujarnya.

Reporter: Inna Dewi Fatimah/Andik Sukaca

Editor: Della Cahaya