Senpi Ngamen Peduli Bencana Banjir

Nganjuk, koranmemo.com – Hujan deras yang memicu meluapnya air sungai membuat sebagian kecamatan di Madiun beberapa waktu lalu terendam banjir. Banyak korban yang kehilangan harta benda lantaran hanyut terbawa arus air.

Bencana tersebut rupanya mengetuk hati anggota Senpi (Seniman Nganjuk Peduli), yang merupakan organisasi sosial musisi dan artis Kabupaten Nganjuk. Mereka sangat bersimpati akan musibah banjir yang melanda wilayah Madiun, dengan menggelar bakti sosial pada Minggu (17/3).

Kegiatan dimulai pagi hari hingga siang hari, dipusatkan di dua lokasi yakni pertigaan Jalan Ahmad Yani Pasar Wage dan perempatan Pasar Warujayeng. Seluruh hasil dana yang digalang dari aksi ngamen itu akan disumbangkan kepada para korban banjir di Madiun. Bahkan, para artis maupun musisi yang terlibat dalam kegiatan tersebut rela tidak mendapatkan bayaran sama sekali.

Didik Purwanto, Ketua Senpi mengatakan, kali ini pihaknya sengaja menggelar aksi ngamen di dua lokasi. Rencananya, kegiatan serupa akan digelar keesokan harinya di Pasar Rejoso.

“Ini merupakan sumbangsih seniman Nganjuk kepada korban banjir di Madiun. Kami sengaja mengumpulkan sumbangan dari pengguna jalan dan akan disalurkan langsung kepada korban banjir,” jelasnya.

Didik menyampaikan, Senpi akan terus berupaya membantu setiap korban bencana dengan aksi ngamen di sejumlah lokasi wilayah Kabupaten Nganjuk. “Kami terus berupaya menggalang dana lewat kegiatan serupa. Semoga langkah kami ini bisa meringankan beban para korban bencana,” pungkasnya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date