Sempat Terjadi Kejar-kejaran, Otak Komplotan Perampok Spesialis Jebol Brankas Ditembak

Ponorogo, koranmemo.com – Otak pelaku perampokan dengan modus jebol brangkas di Alfamart Jalan Raya Bancar-Nailan, Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo,  Selasa (27/8) lalu. Berhasil debekuk anggota Polres Ponorogo, Kamis (12/9).

Tersangka Slamet Riyadi (38) warga Malang, dibekuk bersama 4 kawanannya di jalan raya tepatnya di Desa sejati, Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah sekitar pukul 01.30 Kamis dini hari. Sempat terjadi kejar-kejaran antara pelaku yang mengendarai mobil Brio Putih Nopol W – 1627 – CY dengan petugas gabungan Polres Ponorogo, Madiun, dan Wonogiri.Mobil pelaku berhasil dihentikan, setelah petugas menembak ban mobil pelaku, dan mobil tersebut masuk kedalam parit. Saat didatangi petugas tersangka Slamet berusaha kabur, hingga petugas terpaksa menembak kaki kanan tersangka untuk melumpuhkannya.

Tidak hanya menangkap Slamet, petugas juga mengamankan 4 rekanya dari dalam mobil mereka yakni, Lukman Hakim (36), Sajidi (42), Bahar Efendi (44), dan Imam (43) warga Gersik.  Sedangkan satu tersangka Gunawan (33) warga Gersik hingga kini masih buron.

Otak komplotan Slamet Riyadi mengaku, saat beraksi ia selalu bersama 4 rekanya. Dengan pembagian tugas masing-masing. Ada yang sebagai driver ( sopir), sedangkan eksekutor jebol brangkas dengan mengelas sisi kiri dan kanan brangkas, serta menjebol dinding pagar dilakukan 3 orang. Kawanan ini sendiri telah beraksi di 3 TKP berbeda yakni, di Madiun, Wonigiri, dan Ponorogo.” Saya cuman sopir dan mantau kondisi saja. Yang jebol dan ngelas itu Lukman sama teman-temanya. Sudah 4 kali yang berhasil 3 kali,” dalihnya.

KBO Reskrim Polres Ponorogo mengatakan, untuk otak pelaku Slamet Riyadi diproses di Ponorogo karena dia juga yang menjadi eksekutor pembobolan brankas di Alfamart Desa Gundik. Sedangkan  tersangka Lukman dan Imam diserahkan ke Polres Madiun, sementara tersangka Bahar dan Sajidi ke Polres Wonogiri untuk dikembangkan.

” Tersangka yang kita tangkap ini otak komplotan. Kita tangkap bersama 4 rekanya. Yang dua kita serahkan ke Madiun dan dua ke Wonogiri untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, brankas Alfamart di Desa Gundik Kecamatan Slahung dibobol kawanan perampok. Tidak hanya menguras uang tunai Rp 19 juta dari brangkas, kawanan ini juga mengambil rokok. Total kerugian mencapai Rp 24 juta. Sebelum menjebol berangkas dengan las. Kawanan ini terlebih dahulu menjebol tembok pagar dan masuk dari pintu belakang.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date