Sempat Terisolir, Jalur Lintas Desa di Trenggalek Sudah Bisa Dilalui R2

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Jalan utama yang menghubungkan Desa Siki Kecamatan Dongko menuju Desa Joho Kecamatan Pule sudah dapat dilalui khususnya kendaraan roda dua (R2), pasca  tertutup material longsor. Bedah jalur utama ini dilakukan oleh warga sekitar bersama petugas gabungan karena dinilai darurat. Sebelumnya sejumlah warga terisolir karena akses utama melumpuh akibat tertutup material longsor.

Teguh Sri Mulyanto, Camat Dongko mengatakan, pasca terjadi longsor warga sekitar bersama dengan petugas gabungan langsung mengadakan kerja bakti. Hal ini dilakukan mengingat jalur tersebut menjadi penghubung akses perekonomian warga di desa sekitar. “Sudah bisa dilalui, namun sementara ini hanya untuk kendaraan roda dua. Untuk roda empat belum bisa lewat,” ujarnya, Senin (18/3).

Sebelumnya, tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah sekitar mengakibatkan longsor setinggi 35 meter, tepatnya di wilayah RT 62 RW 14 Dusun Ngandong Desa Siki Kecamatan Dongko pada 16-17 lalu. Beberapa RT mulai 056 hingga RT 62 dilaporkan terisolir lantaran terdampak longsor. “Memang itu menjadi akses utama warga. Jika memutar ada alternatif, tapi sangat jauh sekali,” jelasnya.

Untuk saat ini evakuasi material masih dilakukan dengan peralatan seadanya. Nantinya, lanjut Teguh, sebuah alat berat akan diperbantukan untuk mengevakuasi materi longsor yang masih menumpuk. “Tadi saya sudah lapor kepada Pak Bupati. Nanti akan diperbantukan alat berat, kemungkinan punya BPBD. Karena kalau pakai alat berat milik PUPR tidak bisa menjangkau lokasi karena medan terjal,” kata Teguh.

Sembari melakukan proses evakuasi material, Teguh menyebut saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek masih melakukan kajian untuk merumuskan solusi jangka panjang. Pasalnya akses utama jalan tersebut acap kali mengalami longsor. “Beberapa waktu lalu juga longsor. Oleh sebab itu kami sudah melaporkan agar nanti dirumuskan solusi jangka panjang oleh ahlinya,” pungkasnya.

AKP Tri Basuki, Kapolsek Dongko memastikan untuk saat ini sudah tidak ada warga yang terisolir. Meskipun untuk sementara waktu jalur utama hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, namun jalan utama itu sudah dapat dilalui warga. “Sudah dapat dilalui warga. Memang kemarin lusa iya (terisolir,red), namun sekarang sudah kami pastikan tidak ada. Jalan sudah bisa dilalui,” ujarnya.

Dia menyebut, pasca terjadi longsor, warga langsung mengadakan kerja bakti dengan peralatan seadanya. Tak hanya evakuasi material di jalur utama saja. Tri menyebut sebelumnya warga sekitar juga melakukan kerja bakti di beberapa rumah warga yang terdampak longsor. “Kami gotong royong bersama warga dan instansi terkait lainnya. Memang jalan itu satu-satunya dan akses jalan itu memperlancar jalan menuju Desa Joho dan Sidomulyo Pule,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu