Seminggu Pasca Gempa, Lombok Utara masih Lumpuh Total

Lombok Utara, koranmemo.com – Satu Minggu setelah terjadi  gempa pada 5 Agustus 2018 dan beberapa gempa susulan berikutnya, membuat kondisi di Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat, kini lumpuh total. Bahkan masyarakat banyak yang masih mengungsi di lereng-lereng bukit karena takut terjadi suami.

“Sampai saat ini  aktivitas perekonomian masih lumpuh, karena kerusakan gedung dan rumah warga akibat gempa ini mencapai 90%. Bahkan untuk anak sekolah juga masih diliburkan,” kata Iwhan Tri Cahyono, Kepala Bidang Humas PT Gudang Garam Tbk. yang mendampingi tim bantuan kontainer multifungsi, di halaman kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara, Minggu (12/8/2018) malam.

Meski demikian, diakuinya untuk distribusi bantuan barang dan kontainer pihak GG tidak menemui kendala bahkan bersyukur bantuan bisa segera sampai di lokasi pusat gempa. “Memang jalanan ramai oleh para relawan yang sangat antusias membantu saudara kita yang tertimpa musibah, namun distribusi bantuan lancar,” tandasnya.

Selain memberi bantuan berupa barang dan kontainer di lokasi pusat gempa yang kerusakan nya sangat parah, pihak GG bersama dengan TNI dan BNPB Provinsi Jawa Timur, memberikan bantuan air bersih kepada warga di Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara yang sampai saat ini masih tinggal di tempat-tempat pengungsian.

Setelah sukses menembus medan bekas gempa hingga sampai di lokasi terparah gempa di kabupaten Lombok Utara, Kepala Bidang Humas PT Gudang Garam Tbk ini akan kembali ke Kediri. “Mungkin Senin- lah kita balik kanan dulu. meski demikian tim teknis kami masih ada di lokasi,” tandasnya kepada koranmemo.com, Minggu (13/8) jelang tengah malam.

Seperti diberitakan koranmemo.com sebelumnya, aksi solidaritas ”Gudang Garam Peduli Lombok” terus bergerak ke sejumlah daerah di wilayah Nusa Tenggara Barat yang terkena musibah gempa. Setelah menyelesaikan proses instalasi enam kontainer yang disulap menjadi ruang bedah dan operasi medis di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat di kota Mataram, tim melanjutkan pengiriman kontainer ke Kabupaten Lombok Utara.

”Sebanyak 13 kontainer kami rakit untuk segala kebutuhan di Kabupaten Lombok Utara, baik untuk keperluan medis, perkantoran, maupun hunian,” kata Iwhan Tri Cahyono, Kepala Bidang Humas PT Gudang Garam Tbk. di halaman kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara, Minggu (12/8/2018) malam.

Untuk kebutuhan medis, sebanyak tiga kontainer diterima oleh Letkol dr. Sohibul Hilmi, Sp.OT, Komandan Batalyon Kesehatan 2/2/Kostrad Malang. Sejak gempa terjadi di Lombok, tim yang dipimpin Letkol Hilmi bekerja di Tanjung, tepatnya di halaman kantor Bupati Lombok Utara. Penanganan operasi dan perawatan pasien korban gempa dilakukan di tenda-tenda yang didirikan menjadi Rumah Sakit Lapangan.

”Dengan adanya bantuan kontainer dari PT Gudang Garam, kami sangat terbantu untuk menangani pasien, khususnya dalam melakukan operasi pembedahan. Ini pertama kalinya kami mendapat bantuan dalam kontainer yang bisa digunakan sebagai ruang operasi,” kata Letkol Hilmi.

Dia berharap, instansi kesehatan pemerintah memiliki kontainer seperti bantuan PT Gudang Garam. Selain fleksibel di berbagai medan, juga efektif untuk menggantikan gedung rumah sakit yang rusak akibat bencana. Di banding rumah sakit tenda yang dimiliki TNI selama ini, menurutnya, kontainer lebih steril dan aman untuk menangani pasien.

”Rencananya semua kontainer akan kami dirikan di bekas terminal, agar tidak mengganggu proses pembenahan RS Tanjung yang rusak parah akibat gempa,” kata Letkol Hilmi.

Selain tiga kontainer medis, empat kontainer didirikan di depan kantor Bappeda Lombok Utara. Masing-masing akan digunakan untuk rumah dinas Bupati Lombok Utara, kantor sementara, dapur, dan toilet. Semua dilengkapi dengan AC, listrik, penerangan, air, dan kelengkapan tidur.

Sementara enam kontainer lainnya dirakit di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Keenam kontainer itu akan dipergunakan untuk ruang tidur para relawan, perkantoran, para jompo dan bayi, serta pusat trauma healing.

”Selama kami terlibat dalam penanganan bantuan kegempaan, bantuan dalam wujud kontainer multi guna baru pertama kali ini  saya jumpai. Ini terobosan yang sangat bermanfaat buat para korban,” kata Dwi Ari Suyanto, dari Tim Gabungan Relawan Jawa Timur yang bermarkas di Gangga, Lombok Utara.

Seluruh kontainer yang dikirim ke seluruh kawasan gempa Lombok, ditargetkan Senin (13/8/2018) sudah siap dipergunakan di Lombok Utara. Sedangkan yang di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat di Mataram, sejak Minggu (12/8/2018) sudah dipergunakan sebagai ruang operasi dan penanganan medis lainnya.

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date