Sembunyi di Kamar, Otak Kasus Penganiyaan Diciduk

Ponorogo, koranmemo.comBerakhir sudah pelarian Vinsa Sahensa Rajif Mahendra alias Togog (20), otak kasus penganiyaan dengan korban Aprilia Pratiwi (22) warga Dusun Sawo Kecamatan Siman yang terjadi 5 September lalu.

Togog otak penganiyaan terhadap korban yang terjadi di pinggir sawah Dukuh Turut Desa Manuk Kecamatan Siman, berhasil dibekuk petugas Polsek Siman di rumahnya di Desa Jabung Kecamatan Mlarak, Senin (11/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, petugas telah berhasil mengamankan dua rekan Togog, ang ikut menganiyaya korban, yakni Wasis Sediono (30) warga Jalan Jagadan Kelurahan Mangunsuman Kecamatan Siman, dan Fredy Siswanto (25) warga Jalan Pramuka Kelurahan Kertosari Kecamatan Babadan pada 5 September lalu.

Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto mengatakan, tersangka berhasil ditangkap setelah petugas menerima informasi keberadaan tersangka di rumahnya.

Berdasar laporan itu, petugas langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap tersangka yang tengah bersembunyi di kamar tanpa perlawanan.” Tadi pagi ada laporan tersangka ini ada di rumah, saat kita tangkap dia sedang bersembunyi di kamar,” ujarnya.

Sudarmanto mengungkapkan, akibat perbuatanya Togog dan dua rekannya dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman 4 tahun penjara. “Saat ini tersangka kita tahan di Mapolsek Siman,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Aprilia Pratiwi (22) menjadi korban pengeroyokan Togog dan dua rekanya di kawasan sawah Dukuh Turut Desa Manuk Kecamatan Siman. Pengroyokan ini sendiri terjadi lantaran dipicu cecok saat korban jalan-jalan dan bersenggolan dengan sepedah motor ketiga tesangka. Akibat aksi anarkis ini korban mengalami luka memar di sekujur tubuh.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.