Selip, Jatuh, Dihajar Massa

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Muslimin (45) warga Dusun Japanan Desa Sumberboto Kecamatan Mojowarno, babak belur dihajar massa setelah nekat menjambret Mutiah (30) warga Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang di jalan Desa Jatiwates. Meski sempat diamankan di Polsek Kesamben, lantaran titik penjambretan di Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang, pria bertato itu akhirnya diserahkan ke Polsek Tembelang. “Dari pelaku turut diamankan barang bukti berupa kalung emas milik korban,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, Iptu M Subadar, Senin (12/12).

Subadar menjelaskan, peristiwa penjambretan terjadi Sabtu (10/12) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban Mutiah melaju menggunakan sepeda motor dari Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang menuju Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben. Saat di jalan, korban tiba-tiba dipepet seorang pria tak dikenal. Sejurus kemudian, pelaku menarik kalung emas yang dipakai Mutiah. Spontan, korban berteriak minta tolong sembari mengejar pelaku. Sejumlah pemuda yang melihat ada aksi penjambretan juga ikut membantu korban melakukan pengejaran.

Sampai di dekat pintu masuk tol di Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben, pelaku terjatuh dari motor lantaran ban motornya selip. Karuan saja pelaku jadi sasaran amuk massa. Beruntung, saat itu ada petugas Bhabinkamtibmas setempat yang melintas dan langsung berhenti untuk menenangkan massa.

Polisi tersebut kemudian meminta bantuan Polsek Kesamben untuk mengevakuasi pelaku dari lokasi. Tak lama kemudian sejumlah anggota Polsek Kesamben datang untuk mengevakuasi pelaku dari kerumunan massa.  “Hingga saat ini kita masih melakukan pengembangan. Apakah ada lokasi kejahatan lainnya di Kota Santri,” tandas Subadar.

Sementara Kapolsek Kesamben, AKP Yudiyono menambahkan, meski terjatuh dan tertangkap di dekat pintu masuk tol di Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben, namun titik lokasi penjambretan masih masuk di Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang. “Dari sini meski sempat kita amankan, pelaku kita serahkan ke Polsek Tembelang untuk proses hukum selanjutnya,” tambahnya. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date