Selidiki Kasus CV CBN. Pelapor Dicecar Puluhan Pertanyaan

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Kasus dugaan pemalsuan oleh CV Cakra Bangun Nusantara (CBN) Kecamatan Balong, akhirnya bergulir di meja penyidik Satreskrim Polres Ponorogo. Bahkan, sang pelapor Ari Hershofiawanudin langsung diperiksa terkait kasus ini, Senin (14/10).

Pegiat anti korupsi Ponorogo ini diperiksa sejak pukul 09.00 pagi di unit II Tindak Pidana Korupsi ( Tipidkor) Satreskrim Polres Ponorogo. Ari sendiri dicecar 10 pertanyaan terkait kasus yang dilaporkannya, Senin (5/10) lalu tersebut.

Pelapor Ari Hershofiawanudin mengatakan, penyidik mencecar pertanyaan seputar keaslian dokumen yang diduga palsu, hingga indikasi dokumen Izin Usaha Jasa Kontruksi Nasional ( IUJKN) perusaahan milik Sigit Priambodo itu digunakan untuk mengerjakan proyek APBD.” Ada 10 pertanyaan yang dilontarkan. Mulai dokumen IUJKN hingga indikasi mengerjakan proyek APBD dengan sistem penunjukan langsung,” ujarnya.

Ari mengklaim sejumlah proyek APBD dengan nilai Rp 100 hingga Rp 200 juta banyak dikerjakan CV CBN dengan IUJKN palsu tersebut.” Ada datanya, ada buktinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskerim AKP Maryoko mengatakan, pihaknya masih akan mendalami kasus ini. Hal tersebut untuk mengungkap fakta di balik kasus dugaan pemalsuan IUJKN CV CBN ini. Pun terkait wacana mengembangkan kasus ini ke ranah korupsi. Ia pun berencana akan manggil Direktur Utama ( Dirut) CV CBN Sigit Priambodo dalam waktu dekat untuk diperiksa.” Ini masih kita dalami. Pemilik akan kita periksa dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, CV CBN Kecamatan Balong milik Sigit Priambodo dilaporkan ke Polisi oleh pegiat anti korupsi Ponorogo. Pasalnya, rekanan proyek di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang ( DPU-PR) Ponorogo tahun 2018 ini, diduga memalsukan perpanjangan IUJKN di DPM-PTSP untuk dapat lolos lelang proyek dan mengerjakan proyek APBD dengan sistem penunjukkan langsung.

Reporter Zainul Rohman
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date