Selandia Baru Salurkan 157 Juta Dolar AS untuk Sektor Olahraga

Share this :

Wellington, koranmemo.com – Selandia Baru akan menyalurkan dana sebesar 265 juta dolar Selandia Baru atau sekitar 157 juta dolar AS untuk sektor olahraganya. Minggu (17/5), Menteri Olahraga Selandia Baru, Grant Robertson mengatakan, hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak keuangan yang diterima oleh klub olahraga akibat pandemi corona.

Robertson yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan Selandia Baru, telah menyampaikan anggaran nasional pada hari Kamis (14/5) lalu. Berdasarkan pengamatannya, hampir semua organisasi olahraga saat ini sedang berada di bawah tekanan besar, karena kehabisan dana dan tidak memiliki pendapatan.

“Kami menyediakan dukungan yang dibutuhkan untuk olahraga di semua tingkatan. Dengan begitu, diharapkan olahraga dapat tetap hidup, menjadi lebih kuat, dan mampu beradaptasi,” kata Robertson dikutip dari Reuters.

“Kami juga melihat banyak olahraga profesional dan atlit kami dalam kesulitan, karena kompetisi telah dibatalkan atau ditangguhkan. Anggaran 2020 ini akan memberikan bantuan, sehingga mereka dapat tetap bersaing,” tambahnya.

Mengenai teknis pendanaan ini, uang yang telah dianggarkan tersebut akan disalurkan secara bertahap dalam kurun waktu empat tahun. Untuk penyaluran jangka pendek, sebesar 83 juta dolar Selandia Baru telah disiapkan untuk menyelamatkan sektor olahraga.

Lebih lanjut, 104 juta dolar Selandia Baru akan tersedia untuk jangka menengah dan membatu sektor ini bangkit kembali. Sedangkan, 78 juta dolar Selandia Baru sisanya akan digunakan untuk pengembangan program-program baru yang membantu masyarakat kembali beraktivitas dan rekreasi.

Sebelumnya, sejak bulan Maret lalu, semua tingkatan olahraga telah dihentikan atau ditangguhkan, karena Selandia Baru menerapkan karantina nasional. Keputusan cepat ini, diambil oleh Selandia Baru untuk menyelamatkan warganya dari pandemi corona.

Kebijakan karantina nasional ini sendiri sudah sedikit mengalami kelonggaran secara bertahap sejak April lalu. Kamis (14/5), pemerintah juga telah memberikan kelonggaran lebih, sehingga memungkinkan kembalinya kompetisi olahraga profesional semakin besar, meski dilakukan tanpa dihadiri penonton.

Pemerintah Selandia Baru sendiri belum memastikan kapan kompetisi olahraga ini bisa kembali dilanjutkan, namun pemerintah setempat telah memberitahu klub-klub profesional untuk bersiap. Hingga hari Minggu (17/5), Pemerintah Selandia Baru melaporkan, pihaknya hanya memiliki 45 kasus corona yang masih ditangani. Selain itu, pemerintah juga melaporkan total kasus corona telah mencapai 1.499 kasus dengan 21 kematian yang ditimbulkan.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date