Selama 4 Hari, Puluhan Pelajar SMPN 1 Nglegok Kesurupan

Share this :
Beberapa siswa yang mengalami kesurupan dievakuasi pihak sekolah.(memo/arief)
Beberapa siswa yang mengalami kesurupan dievakuasi pihak sekolah.(memo/arief)

Blitar,Memo- Puluhan siswa SMP Negeri 1 Nglegok Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar mengalami alami kesurupan. Mereka berteriak histeris, menangis dan tak sadarkan diri. Peristiwa kesurupan ini sudah berlangsung selama empat hari ini.Peristiwa tersebut terjadi sejak hari Senin hingga Kamis pagi. Lebih dari 45 siswa kesurupan secara bergantian.

Pengelola sekolah sudah mendatangkan pemuka agama dan orang pintar. Kesurupan sempat mereda namun pada hari berikutnya kembali terjadi. Para siswa kesurupan saat jam pelajaran masih berlangsung.

Awalnya, Senin (15/09) ketika salah satu siswa masuk sekolah menggunakan ikat kepala yang biasa digunakan untuk bermain jaranan atau kuda lumping.

Setelah itu sedikitnya 5 siswa tiba-tiba berteriak histeris kemudian menular ke siswa lain. Guru yang mengetahui siswanya berjatuhan segera membawanya ke ruang Unit Kesehatan Sekolah atau UKS.

Tak hanya itu saja, siswa yang ada di halaman sekolah pun menjadi korban kesurupan. Selanjutnya hari Selasa dan Rabu ada sedikitnya 25 siswa yang mengalami kesurupan serupa. Hingga kemarin ada 15 siswa yang semuanya merupakan siswa kelas VIII i.

Kepala Sekolah SMPN 1 Nglegok Triono mengatakan kesurupan massal terjadi sejak hari Senin. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi karena siswa-siswa ini kecapekan sehabis kegiatan pelajaran.

Dikatakan, awalnya hanya satu siswa namun kemudian menular ke siswa lainnya.”Memang benar jika beberapa siswa mengalami kecapekan dan tak sadarkan diri,” jelasnya.

Yoga (14) kelas VII salah satu siswa mengaku saat itu dia melihat temanya membawa udeng (ikat kepala) yang biasa digunakan kuda lumping yang tertinggal di salah satu kelas.

Untuk mencegah makin banyaknya siswa yang kesurupan, sekolah pun memulangkan mereka lebih awal.(rif)