Sekeluarga Pedagang Pasar Peterongan Terpapar Covid-19,  Ada Tambahan 11 Orang Positif di Jombang

Jombang, koranmemo.com – Satu keluarga asal Desa Alang-alang Caruban, Kecamatan Jogoroto telah dinyatakan positif oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jombang. Sebelumnya, hanya pasangan suami istri pedagang Pasar tradisional Peterongan yang terkonfirmasi positif akhirnya menular ke anak dan menantunya.

Hingga Senin (1/6) data terbaru pasien positif covid-19 di Jombang, tercatat ada tambahan sebanyak 11 orang, kini pasien positif mencapai 62 orang positif.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, ke empat orang positif sekeluarga ini, pertama adalah suami istri berinisial M (51) berjenis kelamin perempuan dan sang suaminya berinisial B (57) bekerja sebagai pedagang sayur di Pasar Peterongan. Keduanya ini tercatat dengan kode pasien 41 dan 42 asal Desa Alang-alang Caruban. Kemudian, kode pasien 43 ini anak dari M dan B, berinisial NZ berjenis kelamin perempuan berusia 25 tahun yang bekerja sebagai karyawan pabrik minyak, dan untuk kode pasien 44 ini seorang menantunya atau suami dari NZ, dengan inisial pasien AS (37) bekerja di toko pertanian di Jombang.

Ke empat pasien satu keluarga ini dibenarkan oleh Zuniati, Kades Alangalang Caruban Jombang, bahwa 4 positif ini berada di desanya yang tinggal  satu atap ada 5 orang, satu diantara itu adalah balita berusia 3 tahun.

Dengan adanya, pasien positif ini, pihaknya beserta perangkat desa serta babinkamtibmas dan Babinsa sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan saat ini telah melakukan penutupan di gang tempat kediaman pasien positif yang saat ini M dan NZ sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Sekarang M dan NZ sedang diisolasi mandiri di rumahnya, namun untuk B sudah dibawa ke RSUD Jombang beserta A menantunya sudah 14 hari kemarin. Jadi untuk ibu M sudah terisolasi di rumah dan tidak keluar sama sekali, dan segala kebutuhan sudah diberikan oleh Pemdes.

“Sementara sekarang, kita lockdown total di RT 1, RW 7 ini agar masyarakat tidak keluar masuk, dan kita juga sudah lakukan penyemprotan disinfektan di seluruh desa,” ungkap Zuniati kepada wartawan, Minggu (31/5) malam.

Sementara itu, Kepala Kecamatan Jogoroto, Nunik Hidayati  menambahkan, tertularnya sekeluarga ini berawal pertama, sang istri B tertular sewaktu jualan di pasar Peterongan, sampai menyebar ke suami, anak dan menantunya. Pihak gugus tugas rencananya juga bakal melakukan rapid test dan uji swab kepada anak menantunya balita berusia 3 tahun.

“Awalnya M ini mengalami sesak duluan tapi setelah kemudian dibawa ke rumah sakit, gantian bapaknya sakit dan usai dilakukan tes swab hasilnya positif. Dan virus itu menyebar ke anak serta menantunya. Hingga kini, pasien positif di Kecamatan Jogoroto ada sebanyak 7 orang,” paparnya.

Dengan bertambahnya 4 orang positif di Desa Alang-alang Caruban ini, sebelumnya tercatat ada 3 orang positif di Kecamatan Jogoroto yakni berada di Desa Tambar, seorang laki-laki dari klater karyawan pabrik rokok, dan 2 orang pasien di Desa Ngumpul, yang juga dari klaster rokok serta seorang santri perempuan dari klater Pesantren Temboro.

“Dari data Minggu (31/5) kemarin, ada sebanyak 51 orang positif dengan secara akumulatif 11 orang menjalani isolasi mandiri, 32 orang MRS jalani perawatan di rumah sakit diantaranya, berada di RSUD Jombang ada 15 orang, 13 orang di RSUD Ploso, serta 4 orang dirawat di RS Royal satu orang, di RS Husada Utama ada satu orang dan 2 orang di RKZ Surabaya. Kemudian sisanya, 6 orang dinyatakan telah sembuh dan 2 orang terkonfirmasi meninggal,” pungkas Budi Winarno, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang.

Reporter Taufiqur Rachman

Editor Achmad Saichu