Sejahterakan Perempuan Melalui Program P2WKSS

Share this :

Nganjuk, Koranmemo.com-Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ita Taufiqurrahman membuka sosialisasi program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Balai Desa Loceret, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Selasa (9/5). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menyejahterakan para perempuan di wilayah desa sehingga menjadi desa mandiri.

Taufiqurrahman, dalam sambutannya mengungkapkan, program P2WKSS tersebut memilih desa Loceret karena terpilih sebagai desa mandiri. Dengan adanya program tersebut diharapkan menjadikan suatu peningkatan peranan wanita menuju sehat, menuju kemandirian dan kesejahteraan.

Dia menambahakan, sejak beberapa dekade, banyak kegiatan dan prestasi yang di dalamnya ada  peran para kaum hawa. Seperti contoh, dokter, bidan, dan beberapa kepala negara dan para anggota legislatif.  Dia bahkan mengatakan, kaum adam atau laki-laki jika tidak mempunyai potensi atau prestasi nantinya akan terlewati oleh para perempuan.

“Banyak sekali peran wanita dalam mengisi kemajuan dan mengisi pembangunan di tingkat dusun, tingkat desa, tingkat daerah, tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” ujarnya.

Selain itu, dalam proses pemberian sosialisasi, kepada para SKPD, dia berharap mereka bekerja bukan hanya untuk membatalkan kewajiban saja.  Jadi setiap program disarankan ada penghargaan terhadap prestasi apa yang telah dilaksanakan.

“Paling tidak setiap dinas menunjukkan satu saja apa yang dijadikan andalannya seperti contoh Gerakan Pengentasan Gizi Buruk (Gentasibu). Apa yang telah dilaksanakan setidaknya diukur dengan evaluasi bagaimana tingkat keberhasilannya,” paparnya.

Sementara itu, Akhmad Zaini, Camat Loceret, Kabupaten Nganjuk mengatakan, program yang tergabung dalam P2WKSS tersebut sangat bersentuhan langsung dan bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Loceret. Baik yang berupa sosialisasi, pelatihan, maupun dalam bentuk fisik. Salah satu program terbaik yakni Gentasibu dan  program Gerakan Pendampingan Ibu Hamil Beresiko Tinggi (Gerdaristi).

Untuk diketahui, selain sosialisasi Bupati Nganjuk juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga lansia sebanyak 100 orang. Sosialisasi P2WKSS untuk hari pertama dilaksanakan dengan peserta sekitar 300 orang, dilanjutkan hari kedua dengan pelatihan program terpadu dengan peserta 75 orang. Pelatihan usaha ekonomi produktif yang dilaksanakan hari Senin (15/5) hingga Kamis (18/5) dengan peserta 20 kelompok usaha terpadu. Pembinaan dari tim PKK Kabupaten Nganjuk pada Selasa (23/5) hingga Rabu (24/5) dengan peserta 75 orang. (adv/pemkabnganjuk)

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.