Sehari, Terjadi 2 Kasus Kebakaran di Kab Kediri

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Kebakaran hebat Selasa (11/8) terjadi di dua lokasi berbeda. Peristiwa pertama terjadi di penggergajian kayu valet milik Sutini Kusri (60)warga Dusun /Desa Purwokerto Ngadiluwih. Terbakarnya gudang kayu valet ini diduga akibat punting rokok yang dibuang sembarangan.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Wahyu warga setempat yang mengetahui adanya suara kayu yang terbakar dan asap mengepul dari gudang kayu. Kemudian Wahyu menyampaikan informasi ke pemilik rumah dan warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Kediri datang dan bersama petugas Polsek Ngadiluwih melakukan pemadaman api yang membesar di perusahaan kayu tersebut. Dalam waktu satu setengah jam kobaran api bisa dipadamkan petugas. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerugian ditafsir Rp 25 juta.

Agung Joko Retmono Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri menjelaskan, kebakaran kedua terjadi di rumah Welas (52) warga Dusun Ngasem Desa Kempleng Kecamatan Purwoasri yang rumahnya terbakar akibat konsleting listrik. Api mulai membesar diketahui pukul 04.45 Selasa pagi.

“Di rumah Ny. Welas ini tidak terjadi adanya korban jiwa namun akibat kebakaran ini kerugian ditafsir mencapai Rp 300 juta. Peristiwa bermula dari asap mengepul dari atap rumah yang diketahui api sudah membesar dan pemilik rumah segera melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Purwoasri dan petugas PMK Kabupaten Kediri,”ujarnya.

Kebakaran hebat ini bisa dipadamkan petugas PMK hingga pukul 07.00. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan namun petugas melakukan penyelidikan meski terjadi hubungan arus pendek. Hal ini untuk mengetahui bahwa rumah yang terbakar ini benar-benar akibat konsleting listrik.

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu