Sebarkan Berita Hoax KPU Jombang Digeruduk Emak-emak, Warga Garut Dibekuk

Jombang, koranmemo.comPolres Jombang serius mengusut penyebaran berita hoax dalam bentuk video yang diunggah melalui media sosial Youtube tentang kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang, yang digeruduk emak-emak beberapa waktu lalu.

Dalam pengusutan yang dilakukan, pihak Satreskrim Polres Jombang membekuk seorang pria berinisial Ru (30), warga Kampung Gandayayi RT 003/ RW 005 Desa Cibiuk KalerKecamatan Cibiuk Kabupaten Garut Jawa Barat, Sabtu (27/4) sekitar pukul 12.00 WIB.”Pelaku kami amankan di rumahnya,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu kepada Koranmemo.com, Minggu (28/4).

Azi menjelaskan, penangkapan terhadap Ru bermula dari menyebarluasn  video hoax di Youtube dengan judul 1NDIKA4SI CUR4NG!! 3MAK 3MAK L4BRAK GUD4NG KPU JOMBANG J4TIM!!!, Jumat (19/4) lalu. Penyebaran video ini langsung menimbulkan kegaduhan di wilayah hukum Polres Jombang.

Kemudian, polisi mulai menyelidiki akun pengunggah Tv explore news dan menemukan nama pemilik lukman956450@gmail.com, yang diduga telah mengunggah  berita bohong tersebut.

Karena diketahui alamat pengunggah berasal dari Kabupaten Garut, maka pihaknya bekerjasama dengan otoritas keamanan setempat untuk melakukan penangkapan.

“Kami bekerjasama dengan anggota Resmob Polres Garut dan anggota Polsek Cibiuk, hingga akhirnya berhasil mengamankan  pelaku. Kami juga menyita sebuah HP Sony Xperia warna hitam dengan nomor 081386567xxx, dengan akun Tv explore news lukman956450@gmail.com, berikut dengan dosbooknya,” papar Azi.

Kemudian, pihak satreskrim membawa Ru dari Garut ke Mapolres Jombang untuk dimintai keterangan mendalam. Kepada petugas, pelaku mengaku mengambil salah satu video di medsos, kemudian mengedit dengan menambahkan tulisan DIDUGA CURANG EMAK EMAK LABRAK KPU JOMBANG JATIM, kemudian oleh pelaku diupload untuk menambah panas situasi politik.

“Atas perbuatannya, Ru kami jerat dengan Pasal 40 Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang undang Nomer 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” pungkas Azi.

Seperti diberitakan sebelumnya, warganet di Kabupaten Jombang, dihebohkan dengan beredarnya video yang berisi tentang dugaan kecurangan Pemilu 2019 ini. Video tersebut diunggah di akun media sosial Youtube oleh sebuah akun.

Keterangan pada video itu juga menyebutkan jika sejumlah emak-emak meluruk Kantor KPU Kabupaten Jombang lantaran menduga ada upaya pemindahan kotak surat suara ke tempat lain oleh petugas.

Ketua KPU Jombang Muhaimin Shofi saat dikonfirmasi langsung membantahnya. Menurut Muhaimin, lokasi yang digambarkan pada video yang beredar, bukan berada di KPU Jombang, sehingga kabar di video bisa dipastikan kabar bohong atau hoax.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date