Sebanyak 350 Pemain Gitar Sukseskan Street Festival

Kediri, koranmemo.com – Suasana Car Free Day (CFD) Pare, Minggu (1/12) pagi tadi tanpak berbeda. Ratusan pemain gitar memeriahkan acara Ansamble Kolosal Street Festifal yang digelar SMPN 2 Pare. Tampilan para siswa SMPN 2 Pare inipun memukau para pengunjung CFD.

Street festival 2019 ini diawali dengan flash moob tari kolosal yang digawangi SMK Yogyakarta. Sebanyak 90 pelajar ambil bagian dalam penampilan tersebut. Street festival dilanjutkan dengan Asamble Kolosal yang dibawakan oleh 350 pemain gitar.Ratusan pelajar dari kelas 7 sampai kelas 9 SMPN 2 Pare inipun menampilkan lagu nasional dan lagu daerah. Seperti lagu Indonesia tanah air beta, ande-ande lumut,  tanjung perak dan beberapa lagu daerah lainnya. Penampilan semakin spektakuler ketika 30 penari tradisional ikut bergabung diantara pemain gitar.

Rendra Sapta Trihimawan Spd, pengajar seni budaya SMPN 2 Pare mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini mengenalkan seni panji di Jawa Timur. Menurut Rendra, seni Panji dari Kabupaten Kediri yang telah diakui UNISCO. Namun pertunjukan seni sendiri masih sedikit. “Tujuannya ingin mengangkat pertunjukan panji yang merupakan kesenian asal Kediri yang telah diakui UNESCO,” ungkap Rendra.

Para pengunjung CFD Pare terpukau dengan penampilan para pelajar ini. Namun siapa yang menyangka, untuk pagelaran yang baru dilakukan pertama kali di Kecamatan Pare ini mereka hanya mempunyai waktu satu minggu untuk berlatih.

Rendy selaku guru seni harus mengajar dari nol para pelajar kelas 7 untuk bisa bermain gitar. Hal itulah yang menjadi salah satu kendala baginya. Selain itu untuk penampilan flash mob tari kolosal yang berkolaborasi dengan SMK Yogjakarta, mereka harus berlatih melalui jarak jauh.

“Harapan kedepan, festival ini bisa naik level ke tingkat provinsi dan kedepan lebih baik dan lebih meriah dari tahun ini,” harap Rendra.

Reporter Nuramid Hasyim

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date