Sebanyak 19 Daerah di Jawa Timur Masuk Zona Kuning

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Separuh dari jumlah total kabupaten / kota di Jawa Timur sudah masuk zona kuning dalam penyebaran Covid-19. Sedangkan separuh lainnya masih berada di zona oranye. Ini sesuai dengan penetapan Satuan Gugus Tugas Covid-19 Nasional yang disampaikan pada Selasa (20/10) kemarin.

Sebelumnya, dua pekan lalu, Jawa Timur dinyatakan keluar dari zona merah penyebaran Covid-19. Dalam keterangan resminya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyebut, penetapan status itu berdasarkan perhitungan epidemiologis 15 indikator meliputi kenaikan kasus, jumlah tes, tingkat kesembuhan, jumlah kematian, maupun kapasitas rumah sakit.

Data yang dihimpun koranmemo.com, daerah yang masuk zona kuning yakni Pacitan, Kota Blitar, Tuban, Situbondo, Kabupaten Kediri, Ponorogo, Madiun, Pasuruan, Magetan, Bangkalan, Kabupaten Malang, Kota Madiun, Lamongan, Sampang, Pamekasan, Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Bojonegoro. Sedangkan 19 daerah lainnya yang berada di zona oranye yaitu Kabupaten Blitar, Kota Pasuruan, Kota Surabaya, Lumajang, Jember, Kabupaten Probolinggo, Kota Mojokerto, Bondowoso, Jombang, Kota Kediri, Sumenep, Banyuwangi, Ngawi, Gresik, Kota Malang, Kota Batu, Kota Probolinggo, Sidoarjo, Mojokerto.

Baca Juga: Viral di FB, Video Warga Babadan Seberangkan Keranda Berisi Jenazah di Sungai

Baca Juga: Pupuk Kimia Langka, Dinas Pertanian Blitar Imbau Gunakan Organik

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kondisi ini menunjukkan keberhasilan penanganan Covid-19 yang dilakukan secara masif dan kompak oleh semua pihak. Meski begitu, Gubernur mengingatkan, pencapaian zona kuning bukan berarti pandemi Covid-19 sudah selesai. Dia terus mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan seiring program pemerintah meningkatkan kapasitas testing, tracing, dan treatment,” kata Khofifah.

Editor : Vrian Triwidodo