Satu PDP Asal Kediri Meninggal di RSUD dr Iskak Tulungagung

Tulungagung, koranmemo.com – Satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung meninggal dunia. Hasil swab tenggorokan pasien dari Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri itu sudah dikirim ke BBTKL Surabaya namun belum diketahui hasilnya.

Ketua satgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Sukaji membenarkan informasi tersebut. Menurutnya pasien sebelum masuk ke RSUD dr Iskak sudah memiliki penyakit bawaan. Pasien diketahui meninggal dunia pada, Minggu (29/3) sore.

“Total ada dua pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia di RSUD dr Iskak,” ujarnya, Selasa (31/3).

Pasien pertama yang meninggal di RSUD dr Iskak dari Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Pasien tersebut dipastikan negatif Covid-19 setelah hasil swab keluar dari BBTKL Surabaya.

Sedangkan pasien dari Kediri yang meninggal dunia diketahui sudah memiliki penyakit jantung akut dan usia diatas 70 tahun. Namun, pasien tersebut memiliki ciri – ciri seperti Covid-19, yakni batuk, pilek, dan pneumonia.

Didik Eka, salah satu tim penanggulangan Covid-19 Tulungagung memastikan, pasien dirawat dengan protokol kesehatan layaknya Covid-19. “Sesuai protokol untuk mengantisipasi segala kemungkinan,” katanya.

Sementara itu, sejauh ini RSUD dr Iskak Kabupaten Tulungagung masih merawat dua PDP. Pihak rumah sakit masih menunggu hasil swab pasien tersebut. “Belum keluar, seharusnya hari ini sudah keluar,” ujar Mohammad Rifai, Humas RSUD dr Iskak Tulungagung, Selasa (31/3).

Reporter: Zayyin Multazam Sukri
Editor: Della Cahaya