Sapi Limosin Tidur Beralas Karpet Karet

Biaya perawatan capai Rp 1,5 juta per Bulan

Kediri, Koran Memo – Pria bertubuh besar tersebut wajahnya sumringah,tatkala sapi limosin miliknya yang berbobot hampir 1,5 ton ini menjadi juara dalam kontes ternak Kabupaten Kediri 2015. Dialah H Ali Sadikin, warga Desa Batuaji Kecamatan Ringinrejo. Merawat sapi jenis Limosin ini butuh ketelatenan yang ekstra.

Sapi limosin bobot 1,246 ton milik H Ali Sadikin warga Desa Batuaji Kecamatan Ringinrejo(bakti/memo)
Sapi limosin bobot 1,246 ton milik H Ali Sadikin warga Desa Batuaji Kecamatan Ringinrejo(bakti/memo)

Sapi limosin milik H Ali Sadikin ini baru berusia 3,5 tahun dan jinak. Namun untuk urusan perawatan memang perlu tenaga ekstra, seperti setiap pagi harus mandi dan mandinya selama 20 menit. Kandang harus bersih dan makanan harus terjaga dengan baik dan kualitas A.

Kepada Koran Memo H Ali menjelaskan, untuk makanan diantaranya dari ampas tahu yang baik,dedak atau bekatul yang bagus. Demikian juga gamblong, kebi, atau jagung.Harus dipilihkan yang benar-benar bermutu hingga bisa menjaga stamina si Bujang Ganong, nama sapi limosin milik H Ali ini.

“Makanan tersebut kita berikan sehari tiga kali.Pagi,siang, dan malam hari. Jam enam pagi sapi ini harus keluar dari kandang untuk dimandikan dan kandang kita bersihkan agar nyaman di kandang. Untuk tempatnya kita berikan karpet dari karet warna hitam ukuran 3 X 3 di kandang ukuran 3 X 4 meter,” Jelasnya.

Sapi limosin ini benar-benar mendapatkan perlakuan istimewa dari pemiliknya. Tubuh sapi ini begitu besar dan kokoh hingga ditumpangi satu orangpun bisa dan tidak akan mengamuk. Paling tidak harus ada dua atau tiga orang yang berjaga saat sapi diajak jalan-jalan.

Seperti yang terlihat di arena Ekspo Ternak, Minggu lalu, si Bujang Ganong ini berjalan melenggang diantara penonton yang kagum dengan tubuh limosin yang besar dan terawat dengan baik. Untuk biaya perawatan anggaran Rp 1,5 juta per bulan.

“Yang pasti harus benar-benar memperhatikan pola makan dan minumnya. Biasanya usai mandi kita jemur paling lama lima menit dan sesudahnya kita beri makan di kandang dengan lingkungan kandang yang bersih dan malam hari kita beri lampu penerangan cukup,” katanya.

H Ali menambahkan limosin pada tahun di Ekspo Ternak Kabupaten Kediri 2014 juara II. Di tahun 2015 ini merebut juara II tingkat Provinsi Jawa Timur dalam kontes yang sama di Lamongan dan Juara I tingkat Kabupaten Kediri 2015.

H Ali tak henti-hentinya mengelus sapi limosinnya ketika kain warna merah kebesaran juara dipakaikan ke sapinya.Hadiah,piagam dan cindera mata dari Pemkab Kediri dijadikan motivasi lebih maju untuk memelihara hewan piaraanya lebih profesional.(bak)