Sampaikan Visi Misi di Hadapan Dewan, Wali Kota Kediri Janji Kejar IPM dan Ekonomi

Share this :

Kediri, koranmemo.comSetelah dilantik pada 29 April lalu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah memaparkan visi dan misi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, Jumat (3/5). Penyampaian visi dan misi Wali Kota Kediri Masa Jabatan 2019-2024 dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Rapat Paripurna penyampaian visi dan misi dibuka oleh ketua DPRD Kota Kediri, Kholifi Yunon dengan menyampaikan beberapa harapan agar Wali Kota Kediri dan Wakilnya dapat membangun wilayahnya sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Setelah rapat dibuka, Mas Abu sapaan akrab Wali Kota Kediri mulai menyampaikan visi dan misi serta beberapa capaian yang didapatkan selama menjabat tahun 2014-2019.

Usai melakukan pemaparan, Mas Abu menyampaikan pembangunan selama 5 tahun kedepan dirinya akan berfokus pada pembangunan sumber daya manusia. “5 tahun kedepan kami akan mengejar pertama IPM (Indeks Pembangunan Manusia) dan pertumbuhan ekonomi paling tidak 80 persen, tapi step by step. Kenapa IPM karena itu sudah tidak bisa ditawar-tawar. Rangkaiannya ada pendidikan dan kesehatan itu harus sangat baik,” ujarnya.

Sementara itu mengenai pembangunan, karena akan dibangun tol serta bandar udara (bandara) wilayah Kota Kediri nanti akan menyesuaikan dengan RPJM Provinsi. “Jadi nanti kedepan, akan banyak rekonsiliasi RPJM kami, provinsi, dan nasional,” tukas Wali Kota Kediri.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kediri Kholifi Yunon berharap Kota Kediri dapat mendorong wilayahnya sebagai daerah ekonomi bagi beberapa kabupaten atau kota di sekitarnya. Menurutnya itu merupakan potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kami berharap Kota Kediri bisa menjadi kawasan perdagangan untuk wilayah sekitarnya. Problem seperti kemacetan dan genangan air ketika hujan menjadi perlu diperhatikan,” jelasnya.

Adapun Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Kota Kediri memiliki catatan yang bagus pada IPM, tingkat inflasi, dan angka partisipasi sekolah. Namun masih ada capaian itu tetap perlu dijaga agar pada tingkat provinsi capaian tidak menurun.

“Saya ingin SMA SMK dikawal dan dijaga, selain itu kami sudah menandatangani MoU dengan Pangdam disaksikan Kasat untuk transformasi SMAN 5 Kota Kediri menjadi boarding school,” paparnya.

Sedangkan mengenai penyiapan bandara di Kediri, Khofifah menyampaikan wali kota sudah menyampaikan ke Presiden perihal perlunya ring road untuk mengurai kemacetan di Kota Kediri. Selanjutnya jembatan Mrican juga telah dikoordinasikan agar menjadi solusi bagi kemacetan di Kota Kediri.

“Ini beberapa hal yang harus diurai, seiring komitmen yang sama untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran. Saya berharap nanti bisa dipastikan masuk RPJMD dan Pemprov RPJMD,” tutup Gubernur Jatim. (Adv)

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Achmad Saichu