Sampai Akhir Agustus 2018, Tercatat 97 Kasus DBD di Kota Blitar

Blitar, koranmemo.com – Temuan kasus Demam Berdarah (DBD) yang disebabkan virus nyamuk Aedes Aegypti di Kota Blitar ternyata masih cukup tinggi. Bahkan dari data yang diperoleh diketahui jika tiga kecamatan di Kota Blitar endemis DBD. Data pada tahun ini hingga akhir bulan Agustus 2018, Dinas Kesehatan Kota Blitar mencatat telah terjadi 97 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Blitar, Harni Setijorini, mengatakan temuan dari 97 kasus DBD tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kota Blitar.

“Jadi sampai Agusutus ada 97 kasus. Kalau yang tertinggi sementara ini kasusnya Kecamatan Sananwetan, kemudian kelurahannya Bendogerit. Kecamatan Sananwetan ada 45, Sukorejo 22 dan Kecamatan Kepanjenkidul 30 kasus,” ucap Harni Setijotini,Senin (24/09).

Melihat tren perkembangan kasus DBD dalam angka di Kota Blitar, merunutnya sejak tahun 2016, sebenarnya angka kasus DBD relatif menurun. “Kalau melihat di tahun 2016, itu ada 263 kasus. Kemudian 2017 ada 104 kasus. Sekarang sampai Agustus ada 97. Mudah-mudahan ada penurunan kasus,” katanya.

Diakui, meski baru akan memasuki musim hujan yang biasanya identik dengan mewabahnya nyamuk penyebab Demam Berdarah, angka kasus DBD terus mendapatkan perhatian pemerintah untuk disikapi secara serius guna menekan angka kasus DBD. “Kalau melihat kasus, masyarakat mulai sadar membersihkan lingkungan sekitar, karena untuk memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk. Supaya jentik-jentiknya tidak berkembang menjadi nyamuk,” tambahnya.

Selain itu, meski angka kasus DBD tetap ada, untuk kasus kematian karena DBD di Kota Blitar belum diketahui. Bahkan, pihaknya mewakili Pemerintah Kota Blitar melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) akan mensosialisasikan kepada masyarakat, terkait bahayanya nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah dan apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah timbulnya nyamuk Aedes Aegypti penyebab virus DBD.

Reporter: Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date