Sampah dan Enceng Gondok Masih Hiasi Sungai di Sidoarjo

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Urusan sampah memang masih menjadi ‘Pekerjaan Rumah’ besar bagi Pemkab Sidoarjo. Terlebih, kesadaran masyarakat atas hal tersebut masih dinilai kurang.

Bersih-bersih sungai dan normalisasi sungai di Sidoarjo sudah menjadi agenda rutin pihak terkait. Bahkan setiap minggu dilakukan. Termasuk juga upaya normalisasi dengan mengeruk sungai-sungai yang mengalami pendangkalan.

“Lokasinya pun bergantian dari satu kecamatan ke kecamatan lain,” ungkap Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Pemkab Sidoarjo Sigit Setyawan, Rabu (25/7/2018).

Namun, imbuh Sigit, karena kesadaran masyarakat masih terbilang rendah, tetap saja banyak sungai kotor karena banyak warga membuang sampahnya di sungai.

Pihaknya mengusulkan, masing-masing desa membuat Perdes tentang larangan buang sampah di sungai. Agar pihak desa dan masyarakat juga bisa sama-sama menjaga kebersihan sungai.

Dari pantauan, banyak sungai di Kota Delta yang butuh perhatian. Salah satunya sungai di Kelurahan Bulu Sidokare, Kecamatan Kota, Sidoarjo.

Sampah rumah tangga dan tanaman enceng gondok juga cukup banyak hingga menutup permukaan sungai yang mencapai sekitar 500 meter.

Selain itu, warna air sungai itu juga sudah terlihat menghitam dan baunya juga menyengat. Akibat kondisi itu, jentik dan nyamuk juga dikeluhkan oleh warga. “Semoga segera dapat perhatian dari pemerintah,” kata Sundari, seorang warga di sekitar sungai itu, Rabu (25/7/2018).

Menurutnya, beberapa waktu lalu, upaya warga sudah dilakukan. “Penyemprotan dengan obat pengering rumput. Tapi setelah tanaman tersebut kering, dibiarkan begitu saja. Sekarang ya tumbuh lagi memenuhi sungai,”tambahnya.

Diakuinya, selama ini masih banyak sampah di sungai itu. Bukan hanya plastik dan sampah rumah tangga. Dia mengaku kerap melihat sampah popok bayi mengambang di sungai.

Tak hanya di BuluSidokare, kondisi serupa juga ada di Wonoayu. Menurut Andre, Enceng Gondok kerap menghiasi sungai di kawasan tempat tinggalnya itu. “Setelah beberapa waktu lalu bersih, sekarang ada banyak lagi enceng gondok di sungai,” ujar pemuda ini.

Demikian halnya di kawasan Gedangan, Sedati, Sukodono, Waru dan beberapa sungai lain di Sidoarjo. Enceng Gondok dan sampah masih banyak menghiasi sungai-sungai yang ada.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu