Terkait Salat Idul Adha, Kemenag Koordinasi Dengan GTPP Covid-19 Kab Kediri

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Terkait pelaksanaan Salat Idul Adha 1441H, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri masih melakukan koordinasi dan menunggu informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Kediri. Koordinasi perlu dilakukan apakah pelaksanaan Salat Idul Adha bisa dilaksanakan atau salat di rumah.

Ahmad Zuhri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri melalui Paulo Jose Ximenes Bello Humas Kemenag Kabupaten Kediri menjelaskan, Kemenag Kabupaten Kediri belum bisa memutuskan sendiri terkait mekanisme pelaksanaan salat Idul Adha di masa Pandemi Covid-19 Kabupaten Kediri.

Ditambahkan, kebijakan dari pusat terkait salat Idul Adha juga penting untuk diperhatikan, karena hal ini menyangkut kesehatan banyak orang dan Kemenag tidak ingin terjadi adanya Klaster Covid-19 baru setelah pelaksanaan sholat Id. Terlebih Kabupaten Kediri jumlah warga terpapar Covid-19 masih tinggi.

“Tentunya semua hal yang menjadikan kerumunanan banyak orang menjadi perhatian serius banyak orang. Karenanya perlu kebijakan baru untuk salat Idul Adha ini apakah bisa dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, tetap bermasker, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan penyemprotan diisinfektan,”ujarnya.

Dijelaskan, kemenag akan melakukan kajian mendalam dan sinkronisasi lintas intansi di Pemkab Kediri untuk pola dan mekanisme Salat Id. Karena saat ini masjid-masjid besar masih ditutup untuk umum demikian juga musala. Belum juga diinformasikan pelaksanaan salat Ied di lapangan.

“Yang pasti kita masih menunggu kebijakan lanjutan dari pusat ataupun dari GTPP Covid-19 Kabupaten Kediri. Yang kita inginkan semua warga aman dan tidak ada tambahan warga yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Kediri setelah pelaksanaan kegiatan,”imbuhnya.

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu