Safari Gerak Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca, Ini Tujuannya

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, bersama DPR RI, serta pemerintah provinsi, dan juga daerah mengadakan Safari Gerak Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2018 di Kabupaten Nganjuk. Bertempat di Pendopo Kabupaten Nganjuk, kegiatan dihadiri berbagai elemen guna meningkatkan indeks literasi di masyarakat, Senin (7/5) siang.

Acara dibuka langsung oleh Pj Bupati Nganjuk, yang juga merupakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Drs. Sudjono, MM. Hadir pada kesempatan itu, Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili oleh Pustakawan Ahli Utama,  Supriyanto. Hadir pula Anggota Komisi X DPR RI H. Mohammad Suryo Alam, A.K., M.B.A., seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim, dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Nganjuk. Plt Bupati Nganjuk periode Oktober 2017 hingga April 2018 (purna tugas), K.H. Abdul Wachid Badrus, M.Pdi. juga terlihat hadir di lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Pustakawan Ahli Utama mengatakan minat baca di Indonesia sangat rendah. Maka dari itu, kegiatan safari ini merupakan upaya pemerintah pusat bekerjasama dengan dewan dan pemerintah daerah untuk membangkitkan lagi minat baca di Indonesia. “Di sini, kita bisa saling sharing tentang bagaimana cara-cara yang ampuh untuk menaikkan minat baca,” ungkapnya.

Hal ini senada diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI H. Mohammad Suryo Alam, A.K., M.B.A., Menurutnya, literasi yang rendah itu menjadikan banyak hal merugikan, juga banyak memicu munculnya persoalan-persoalan.

“Kriminalitas, narkoba, kompetensi kemampuan pribadi seseorang, hingga kesenjangan kemiskinan. Namun dengan gemar membaca, masyarakat bisa bertambah pengetahuannya, pembahasan atau diskusi-diskusi dengan tetangga bisa berkualitas dan berkontribusi dalam meminimalisir persoalan-persoalan yang merugikan itu tadi,” paparnya.

Pj Bupati pun mengungkapkan hal serupa. Sebelumnya ia berterimakasih terhadap seluruh elemen yang hadir, atas terselenggaranya acara tersebut di Kabupaten Nganjuk. “Mudah-mudahan antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi, juga kabupaten bisa benar-benar berhasil meningkatkan minat baca masyarakat melalui berbagai macam inovasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, menurut survei, dari sekitar 262 juta masyarakat Indonesia, hanya 8% yang datang ke perpustakaan. “Mudah-mudahan ini bisa bangkit, bisa lebih banyak lagi yang datang ke perpustakaan, bisa kita perbaiki gedungnya, menambah koleksi buku-bukunya, dan cara yang lainnya, Nganjuk pasti Bisa,” tandasnya.

Setelah acara dibuka, kemudian dilanjutkan dengan talkshow bertema “Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan dalam rangka Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat”. Dimoderatori oleh  Dr. Bambang Eko Suharto, dengan berbagai narasumber, salah satunya Profesor Dr. Suyatno, M.Pd. dari Universitas Negeri Surabaya. (adv/humas pemkab)

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date