Saat Pelajar “Berkenalan” dengan Alutsista

Antusias Karena Pertama Melihat dan Mencoba Kendaraan Perang

 

Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada Kamis (10/11) kemarin diperingati berbeda oleh Pemerintah Kota Kediri. Selain melakukan upacara peringatan dan tabur bunga, pemerintah bersama TNI melakukan pameran senjata dan kendaraan alat utama sistem pertahanan (alutsista). Ratusan pelajar di Kota Kediri merasa antusias melihat dan mencoba kendaraan tank anoa TNI tersebut

 

Suasana Balai Kota Kediri, Kamis (10/11) lalu tampak berbeda dengan hari biasanya. Sebanyak lima unit kendaraan tempur TNI terlihat berjajar di depan Balai Kota. Tidak hanya itu, berbagai jenis senjata perang milik TNI mulai dari senjata laras pendek hingga senjata laras panjang terpajang di lobi balai kota.

Tampak beberapa petugas berpakaian doreng menjaga persenjataan tersebut yang tertata di beberapa meja dan dipajang di beberapa sudut lobi. Puluhan siswa SD dan SMP terlihat antusias mengamati dan menanyakan tentang jenis senjata itu kepada petugas yang berjaga.

Ya, Kamis pagi kemarin usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan, Pemerintah Kota Kediri melakukan pameran alutsista milik TNI. Pameran ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang diadakan Pemerintah Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar sengaja ingin peringatan Hari Pahlawan ini bisa meningkatkan rasa nasionalisme generasi muda. Oleh sebab itu pria yang akrab dipanggil Mas Abu ini mengajak TNI untuk memamerkan perlengkapan senjata yang mereka gunakan untuk menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Melalui kegiatan ini harapannya bisa meningkatkan rasa nasionalisime pada anak-anak. Dengan pameran ini maka mereka bisa tahu perlengkapan keamanan yang digunakan oleh TNI,” ujar Mas Abu.

Sejak pukul 07.00 WIB halaman Balai Kota sudah dipenuhi oleh ratusan pelajar. Pada rangkaian awal, para pelajar ini mengikuti upacara peringatan hari pahlawan. Sementara di luar halaman tampak puluhan siswa SD mengamati kendaraan tempur milik TNI yang terpakir di luar balai kota.

Usai menjalankan upacara, puluhan siswa ini langsung menyerbu lobi balai kota. Bukan tanpa alasan mengapa para pelajar ini ingin menuju lobi, pasalnya sejak datang di Balai Kota mereka sudah penasaran dengan senjata-senjata yang dipamerkan di lobi Balai Kota. “Seneng banget, sebelumnya tidak ada pameran senjata seperti ini di sini (Kediri). Ini baru pertama kali, rasanya senang bisa melihat dan memegang senjata ini,” tutur Risky, salah satu pelajar dari SDN Betet 1, Kota Kediri.

Tak hanya Risky yang merasa penasaran dan antusias ingin memegang dan mencoba berbagai perlengkapan senjata TNI ini. Rava, siswa SDN Betet 1 pun juga merasa penasaran dengan senjata cangih tersebut. Siswa kelas 5 inipun mencoba membidik sasarannya dari alat bidik.

Rava tak bisa menyembunyikan rasa herannya saat seorang petugas mengajarkannya bagaimana cara membidik sasaran. Dengan rasa heran Rava merasa sasarannya yang berada jauh bisa terlihat dengan jelas dan besar. Mendengar apa yang diucapkannya, beberapa temannya yang awalnya hanya melihat langsung ikut mencoba. “Gede dadine, apik (besar jadinya, bagus),” ujarnya mengungkapkan rasa herannya mengenai senjata laras panjang yang baru dicobanya.

Tidak hanya penasaran ingin mencoba senjata saja, ratusan pelajar ini juga antusias mencoba kendaraan tempur milik TNI. Bersama orang tuanya, para siswa ini mengabadikan dirinya dengan cara berfoto di kendaraan tempur tersebut. Petugaspun mengajak mereka berkeliling kota mengendarai kendaraan berwarna hijau doreng itu. (nuramid hasjim)

 

Follow Untuk Berita Up to Date