Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sukoharjo Blokir Jalan Poros 

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Puluhan warga Desa Sukoharjo Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk, pagi tadi Jumat (1/11/2019), memblokir jalan poros antar kecamatan, tepatnya di wilayah Dusun Tukdadap.

Selain menutup akses jalan dengan bambu melintang, warga juga menanam pisang di jalan yang rusak parah tersebut. Akibat kondisi jalan yang rusak parah ini, dalam bulan September 2019 saja diketahui sudah ada 11 warga yang mengalami kecelakaan.Selain sebagai penghubung warga di wilayah Kecamatan Bagor dan Wilangan, jalan ini biasa dilalui anak sekolah maupun jalur akses ekonomi warga.

Dengan membentangkan berbagai poster, warga juga mengancam tidak akan membuka blokir jalan apabila jalan itu tidak segera diperbaiki. Pasalnya, jalan penghubung antar kecamatan ini sejak dibangun tahun 2004 lalu, hingga kini belum pernah ada pemeliharaan.

Warga juga mengancam apabila jalan yang rusak ini tidak segera diperbaiki, maka warga akan melakukan aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar ke pendopo kabupaten.

Satino (50) warga setempat mengatakan, karena dikhwatirkan pada musim hujan mendatang jalan ini jalan akan semakin parah, maka warga berinisiatif menutupnya. “Saat ini jalan hanya diuruk dengan tanah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukoharjo Harsono yang akrab disapa Lurah Gatak kepada awak media mengatakan jika pihaknya telah menyampaikan usulan pada musrenbangdes sejak 2017 lalu.

“Dalam usulan itu, kami meminta kepada pemerintah daerah untuk memprioritaskan jalan tersebut. Tetapi hingga saat ini jalan tersebut masih rusak bahkan kerusakannya semakin parah,” ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sebenarnya diakibatkan oleh proyek pembangunan jalan tol. “Padahal saat ini jalan tol telah berbulan-bulan dioperasikan, tetapi mengapa dampak dari proyek jalan tol sendiri belum ditangani,” gerutu Gatak.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu