Rumah Warga Diteror Bom Molotov, Jatanras dan Labfor Turun Tangan

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Pasca teror bom molotov di rumah Sulaiman (54), warga di Dusun Kauman Desa/Kecamatan Peterongan, tim Jatanras Polda Jatim dan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya, mendatangi lokasi kejadian, Senin (22/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam pengamatan wartawan, tim datang dengan dua kendaraan berbeda. Tim labfor datang dengan kendaraan Toyota Fortuner warna hitam dengan plat dinas 2801-X, berjumlah sekitar 5 orang.

Sedangkan tim Jatanras tiba di lokasi dengan kendaraan Toyota Fortuner warna putih, berplat nomer pribadi. Nampak salah satu penumpang yakni AKBP Leonard Sinambela, yang merupakan Kasubdit III Jatanras Polda Jatim.

Di lokasi, petugas dari Surabaya tersebut langsung berbaur dengan anggota Satreskrim Polres Jombang maupun Unit Reskrim Polsek Peterongan. Sebagian dari mereka ada yang mengamati lokasi dimana bom molotov dilempar hingga mengenai mobil korban jenis Honda Mobilio RS warna putih bernomer polisi S 1396 YA.

Sebagian petugas terlihat masuk ke dalam rumah korban, dan sebagian lagi terlihat sedang menghimpun informasi di lokasi. “Pertama kita memastikan dulu kegiatan olah TKP dilakukan. Seperti apa kejadiannya, siapa saja saksi-saksinya untuk memperjelas peristiwanya seperti apa,” kata AKBP Leonard Sinambela saat diwawancara wartawan usai olah TKP.

Disinggung soal motif, Leonard mengaku jika semua masih dalam proses penyelidikan. “Motif sebagai salah satu bahan penyelidikan. Saksi-saksi juga belum semua dimintai keterangan. Masih banyak kemungkinan-kemungkinan, nanti akan kita sampaikan ke teman-teman media,” sambungnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu menambahkan, usai melakukan olah TKP, tim labfor mengamankan sejumlah barang bukti untuk dilakukan penelitian. “Yang dibawa tim (labfor, red) BB (barang bukti) yang ditemukan dari TKP kemarin pasca peristiwa Minggu (21/7),” ungkap Azi.

Sejauh ini, lanjut Azi, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap dua orang. “Yang sudah kami periksa yakni korban atas nama Sulaiman dan adik korban atas nama Selamet Riyanto,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, situasi tenang menjelang subuh di Dusun Kauman Desa/Kecamatan Peterongan, seketika berubah menjadi heboh. Ini setelah rumah salah satu warga setempat bernama Sulaiman (54), diteror lemparan bom molotov oleh orang tidak dikenal, Minggu (21/7) sekitar pukul 03.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, lemparan mengenai bodi mobil Honda Mobilio RS warna putih bernomer polisi S 1396 YA, tepat di sekitaran ban depan sebelah kanan hingga menyebabkan hangus.

Reporter Agung Pamungkas
Editor Achmad Saichu