Rumah Kosong Disewakan untuk Tempat Mesum Pelajar di Blitar

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Polres Blitar melakukan penggerebakan terhadap rumah kosong di Kelurahan Bajang Kecamatan Talun yang diduga disewakan untuk ajang mesum para pelajar. Hasilnya, didapati tiga pasang pelajar berada di setiap kamar di rumah kosong tersebut.

AKP Sodik Efendi Kasatreskrim Polres Blitar mengatakan, awal penggerebekkan itu dari laporan warga yang resah terhadap aktifitas di rumah kosong itu. Warga kemudian melapor ke Polsek Talun karena rumah itu diduga digunakan ajang mesum bagi para pelajar baik dari Kabupaten Blitar maupun Kota Blitar.

“Warga dan petugas kepolisian Polsek Talun kemudian ramai-ramai mendatangi rumah tersebut. Benar saja, saat dicek mereka mendapati tujuh orang di dalam rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (19/7).

Mereka masing – masing perempuan berinisial Y, V dan P semuanya masih di bawah umur dan berstatus pelajar. Ketiganya berada di kamar bersama pasangannya masing-masing berinisial W, I dan satu pria dewasa berinisial D. Dalam rumah itu juga ada satu pria dewasa lainya berinisial N (19) yang merupakan penjaga kontrakan.

AKP Sodik Efendi mengatakan, awalnya warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Talun. Namun karena melibatkan anak di bawah umur, kasus ini kemudian diambil alih Polres Blitar. Rumah tersebut berukuran cukup besar, di dalamnya terdapat empat kamar tidur.

“Jadi indikasi rumah tersebut dibuat mesum, disewakan pertiga jam tarifnya mulai Rp 50 ribu,” jelasnya.

Satreskrim Polres Blitar kemudian melakukan olah TKP. Benar saja, petugas menemukan kondom bekas pakai berserakan di dalam rumah. Sementara dari keterangan muda-mudi yang berada di dalam rumah, mengakui jika ada yang sudah sempat melakukan hubungan intim.

“Kami olah TKP kami temukan kondom. Kemudian dari pengakuan beberapa pasang ini ada yang sudah melakukan hubungan ada yang belum,” jelasnya.

Polisi yang melakukan penelusuran kemudian menemukan fakta jika pemilik asli rumah itu bernama Lukito. Lukito kemudian menyewakan rumah itu kepada wanita berinisial ED (68), warga Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

Namun saat polisi melakukan pengecekan ED tidak ada di rumah tersebut. Hanya ada N dan tiga pasangan muda-mudi di dalam rumah. Dari N polisi mengamankan uang sewa kamar sebesar Rp 190 ribu.

“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap yang menyewakan. Indikasinya mereka sengaja mempermudah perbuatan mesum. Apa ada penginapan per jam kalau tidak dibuat mesum,” tandas Sodik.

Reporter Zayyin Multazam

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date