Rumah Kos Disewakan untuk Esek-esek, Satpol PP Geram

Blitar, koranmemo.com – Pemerintah Kota Blitar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bakal mengevaluasi keberadaan rumah kos. Hal itu, karena dari total 400 rumah kos di Kota Blitar, ada beberapa yang terindikasi disewakan bisnis esek-esek. Utamanya rumah kos yang berada di pinggiran Kota Blitar.

Sekretaris Satpol PP Kota Blitar Hariyanto membenarkan saat dikonfirmasi terkait hal itu.Menurutnya keberadaan rumah kos kini sudah tak hanya menjadi tempat istirahat bagi pekerja maupun siswa luar kota, namun sudah terindikasi dijadikan sebagai bisnis mesum terselubung.

Meski belum memiliki cukup bukti, namun indikasi itu diperkuat dengan adanya temuan beberapa penghuni kos yang menyewakan kos miliknya kepada orang lain dengan harga Rp 50 ribu hingga 75 ribu per hari.

“Kita terus melakukan pantauan, dan petugas di lapangan baru-baru ini menemukan beberapa kos yang disewakan per hari dengan harga murah,” terang Hariyanto, Rabu (23/8).

Selain itu, kata Hariyanto, kebanyakan rumah kos di Kota Blitar minim ketersediaan fasilitas ruang tamu, sehingga hal ini menjadi alasan penyewa memasukkan tamu ke dalam kamar.

Keadaan itu dikhawatirkan bisa membuka celah bagi penghuni kos untuk berbuat mesum, bahkan menyewakan kamar kos sebagai tempat esek-esek.

“Kalau sudah ada celah, maka hal itu lama kelamaan akan dimanfaatkan penghuni sampai. pada bisnis esek-esek terselubung,” imbuhnya.

Reporter: A. Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.