Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Ringkus Tersangka Korupsi Hibah Sapi

Trenggalek, koranmemo.com – Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengungkap dan meringkus tersangka kasus korupsi penyelewengan pengelolaan hibah usaha pengembangan sapi peranakan ongol tahun 2014 pada kelompok tani  ternak Al Baqor Desa Parakan Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Dalam kasus ini Negara mengalami kerugian sekitar Rp 210.500. 000.

Tersangka adalah H Sururun (59) warga RT 14 RW 05 Dusun Krajan Desa Parakan Kecamatan/ Kabupaten Trenggalek. Sampai saat ini tersangka dan barang bukti diamankan Polres Trenggalek guna proses peyidikan lebih lanjut.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S membenarkan penangkapan terhadap tersangka kasus tersebut. Petugas melakukan peyelidikan sejak tahun 2016 dikarenakan kasus ini cukup rumit, akhirnya baru, Jumat (12/1) tersangka berhasil diringkus.

“ Benar tersangka korupsi penyelewengan pengelolaan hibah usaha pengembangan sapi  peranakan ongol berhasil kita tangkap, sementara ini kasus masih dalam proses penyidikan petugas,’’ungkapnya, Selasa (16/1).

Dijelaskan modus yang dipergunakan, pada tahun 2014 pelaku membuat kelompok tani ternak dengan nama Al Baqor Desa Parakan Kecamatan/Kabupaten Trenggalek yang ber-anggotakan 15 orang. Prosesnya nama-nama anggota kelompok tersebut dibuat sendiri oleh pelaku, tanpa musyawaroh  dan persetujuan  dengan yang bersangkutan.

Kemudian, pelaku mengajukan proposal ke Dinas Peternakan Provinsi Jatim untuk mendapatkan hibah sapi peranakan ongol hingga mendapatkan sapi sebanyak 20 ekor. Setelah diterima pelaku, sapi tersebut dijual oleh pelaku sebanyak 10 ekor.

Sedangkan yang 10 ekor diberikan kepada lima orang yang bukan anggota kelompok Al Baqor sebagai upah cari rumput atau pakan ternak sekaligus upah menjdi tim sukses pencalegan (calon legislatif, red) pelaku.

Dari penangkapan tersangka, lanjutnya, petugas juga mengamankan barang bukti berupa proposal  pengajuan bantuan dari kelompok tani ternak sapi Al Baqor, SK Gubernur Jatim tentang daftar kelompok penerima hibah.

SPK pengadaan sapi, berita acara serah terima bantuan , petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis pengelola budi daya ternak, cek hasil lelang 5 ekor sapi sebesar Rp 34,000.000 dan uang tunai sisa hasil penjualan sapi sebesar Rp 7.500.000.

“ Semua barang bukti dan tersangka telah kita amankan. Tersangka akan dikenakan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 UURI No;31 tahun 1999 sebagai mana telah diubah  dengan UU No; 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi  dengan ancaman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dengan denda Rp 50 juta –Rp 100 juta,’’pungkas Didit.

Reporter: Suparni PB

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.