Ruas Jalan di Kota Kediri Terendam 

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Hujan deras yang melanda Kota Kediri dan sekitarnya beberapa jam membuat sejumlah jalan protokol di Kota Kediri terendam banjir, Selasa (24/4). Bahkan, beberapa kendaraan bermotor sempat berhenti di tengah jalan karena mesin terendam air hingga membuat jalan macet.

Hujan lebat terjadi di Kota Kediri sekitar pukul 16.00 wib hingga sekitar pukul 18.30 wib. Akibatnya beberapa ruas jalan utama seperti sepanjang jalan Diponegoro hingga Jalan Hasanuddin Kota Kediri terendam banjir. Air yang merendam ruas jalan hingga lutut orang dewasa tersebut mengakibatkan jalan macet karena beberapa kendaraan bermotor mengalami mesin mati akibat terkena air. Beberapa pengguna jalan lainnya sampai harus menggunakan trotoar guna menghindari genangan air.

“Kalau depan kencang kemungkinan tidak mati, tapi karena depan pelan-pelan terus ada banyak truk dan mobil juga jadi ikut pelan-pelan lalu mesin saya mati,” kata Sulis salah satu pengguna jalan yang sepeda motor miliknya sempat mati di Jalan Hasanuddin Kota Kediri.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Adi Sutrisno mengatakan, ruas jalan utama tersebut merupakan langganan tergenang air ketika hujan lebat terjadi. Pasalnya, got serapan air tidak muat untuk menampung air ketika sedang terjadi hujan lebat.

“Itu memang langganan banjir, karena got saluran airnya tidak muat sehingga air meluap sampai ke jalan. Kita berharap pengguna jalan berhati-hati atau lebih baik berhenti terlebih dahulu daripada mesin sepeda motornya mati karena kemasukan air,” jelasnya.

Selain tergenang air, hujan lebat juga mengakibatkan pohon roboh di Jalan Urip Sumoharjo. Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan tim BPBD dan DLHKP setempat langsung menuju ke tempat kejadian sehingga tidak mengakibatkan kemancetan yang cukup panjang.

“Tadi ada pohon tumbang, tapi langsung dievakuasi oleh tim di lapangan. Laporan sementara tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, tim BPBD sampai saat ini masih di lapangan untuk memeriksa kejadian selama hujan lebat,” katanya.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu