RSUD Kertosono Maksimalkan Pelayanan di Tengah Pandemi

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – RSUD Kertosono di Kabupaten Nganjuk terus membuka layanan kesehatan di musim pandemi Covid-19. Protokol kesehatan dijalankan secara ketat sehingga masyarakat umum tidak perlu takut berobat ketika mengalami masalah kesehatan.

Kabag T.U RSUD Kertosono, Agus Zainal Abidin mengungkapkan, beberapa waktu lalu jumlah pasien mengalami penurunan lantaran masyarakat takut tertular virus corona. Masyarakat juga khawatir akan diperiksa secara ketat atau tertahan di rumah sakit ketika berobat di masa seperti saat ini.

“Kami sudah memisahkan ruang isolasi pasien Covid dengan pasien dari masyarakat umum. Pelayanan bagi masyarakat selain kasus covid tetap berjalan seperti semula. Bahkan, kami akan membuka layanan baru dengan adanya penambahan dokter spesialis,” ungkapnya.

Agus memastikan pada musim pandemi ini pihaknya tetap melaksanakan pelayanan selain kasus covid secara maksimal. Menurutnya, yang paling penting ketika berobat ke rumah sakit harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Pemkab Nganjuk Digugat Rp 15 M, Ada Apa?

“Saya pastikan masyarakat akan terlayani saat berobat ke RSUD Kertosono,” tandasnya.

Disebutkan, RSUD Kertosono tetap melaksanakan protokol Covid mulai dari ruang bagian depan. Pintu masuk rumah sakit dibatasi hanya ada 2, yang mana masing-masing pintu masuk akan dilakukan proses screen, peringatan pemakaian masker, cuci tangan, sampai anjuran menjaga jarak.

“Untuk jumlah besuk terhadap pasien, kebijakan rumah sakit tetap membatasi hanya satu orang. Kecuali jika pasien kritis atau tidak sadarkan diri, maka yang besuk diperbolehkan lebih dari satu orang,” paparnya.

Lebih jauh, sebagai fungsi pelayanan masyarakat, RSUD Kertosono mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut berobat ke rumah sakit.

“Karena kalau ditahan-tahan penyakitnya juga semakin parah. Yang terpenting ketika berobat harus mematuhi protokol covid yang dibuat pihak rumah sakit,” pungkasnya.

Reporter : Andik Sukaca

Editor: Della Cahaya