RSUD dr Soegiri Didatangi Ditreskrimsus Polda Jatim, Ada Apa ?

Share this :

Lamongan, koranmemo.com – Rumah sakit plat merah RSUD dr Soegiri kedatangan tamu dari tim Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. Benarkah dari pihak unit Pidana Korupsi (Pidana Korupsi) dan jika memang benar apa tujuannya dan apakah benar ada pengaduan masyarakat (Dumas) ?

Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber sekitar tiga orang, Kamis (25/6) petugas tersebut mendatangi RSUD dr Soegiri dalam jam kerja, Kamis (25/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka datang untuk melakukan pendalaman terkait pengaduan dari masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan, Edwyn Anedi dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya memperoleh informasi langsung dari Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr. Chaidir Annas memang benar rumah sakit kedatangan petugas dari Polda Jatim.

Dikatakan, memang ada tim Polda Jatim berjumlah tiga orang. “Dari keterangan Direktur RSUD dr Soegiri memang mengakui benar ada 3 petugas dari Polda Jatim,” jelas Edwyn, Minggu (28/6), didampingi Kasi Sumber Daya Komunikasi, Heri.

Saat itu, sebut Edwyn, tim dari Polda Jatim tersebut tidak ditemui langsung oleh Direktur lantaran tidak berada di rumah sakit. Tiga petugas tersebut ditemui oleh Wadir. “Namun, ketika itu beliau (Direktur) tidak berada di tempat,” katanya.

Hanya saja, tambahnya, Direktur menyampaikan bahwa saat itu petugas tersebut ditemui oleh Wadir. Wadir siapa yang dimaksud kembali Edwyn mengaku jika Direktur tidak memberikan penjelasan.

“Saat itu Direktur ada tugas di luar. Yang menemui Wadir. Di rumah sakit ada dua Wadir, entah salah satu ada dua-duanya yang menemuinya, saya tidak tahu. Kedatangan petugas tersebut intinya terkait adanya pengaduan dari masyarakat (Dumas),” jelas Edwyn.

Disinggung terkait materi pengaduan tersebut kembali dijabarkan Edwyn bahwa hal tersebut tidak terkait masa jabatan Direktur saat ini namun jabatan sebelumnya yang pada intinya ada salah satu kegiatan di tahun 2018 yang diadukan.

“Kemudian dari pernyataan beliau (Direktur) juga mengatakan bahwa dari kegiatan tersebut sebenarnya sudah terselesaikan dalam artian dalam kegiatan di tahun 2018 itu tidak ada masalah. Sejauh mana hal itu, mungkin pak Direktur yang lebih tahu,” pungkasnya.

Reporter Fariz Fahyu
Editor Achmad Saichu