Ringkus Pengedar Dobel L

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Tim Opsnal Satreskoba Polres Nganjuk kembali mengamankan pengedar pil dobel L. Pelakunya, RS (25) warga Dusun Koripan Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom, yang indekos di Dusun Morobau Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor.

Dia diciduk petugas usai transaksi di depan sebuah toko Dusun Mlaten Desa Gandu Kecamatan Bagor. Sampai malam ini, Rabu (4/7) pelaku masih menjalani penyidikan.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita156 butir pil dobel L, uang tunai Rp 280 ribu, 2 bekas bungkus rokok, dan sebuah ponsel sebagai sarana transaksi, sebagai barang bukti. Saat ini pelaku masih menjalani penyidikan.

“Pelaku kita amankan karena tanpa keahlian dan kewenangan dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan atau turut serta melakukan prbuatan yang dapat dihukum sebagaimana dimaksud dalam uraian pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2), (3) UURI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” kata Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk, Rabu (4/7).

Trubus mengungkapkan, kejadian berawal saat Tim Opsnal Satreskoba Polres Nganjuk melakukan patrol rutin untuk memberantas peredaran narkotika dan obat terlarang di wilayah Kecamatan Bagor.

Ketika melewati jalan Dusun Mlaten Desa Gandu, tepatnya di depan sebuah toko, petugas mencurigai 3 pemuda. Selanjutnya petugas menghampiri pemuda itu dan dilakukan intrograsi.

Saat dilakukan penggeledahan, salah satu dari dua pemuda itu kedapatan membawa 83 butir pil dobel L. Kepada petugas, keduanya mengaku hanya sebagai pemakai, Selasa (3/7) sekitar pukul 21.00 WIB. Sedangkan pil perusak otak itu didapatkan dengan cara membeli dari pelaku.

Mendapat keterangan, petugas langsung mengamankan pelaku yang saat itu sedang berada di lokasi dan digiring ke tempat kosnya. Ketika dilakukan penggeledahan di tempat kosnya Dusun Morobau Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor, ditemukan pil dobel L sebanyak 73 butir  yang dimasukkan dalam bekas bungkus rokok, disimpan dalam laci almari.

“Selanjutnya pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Nganjuk guna proses hukum lebih lanjut. Di depan penyidik, pelaku mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang saat ini kita tetapkan sebagai buron,” beber Trubus.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu