Ringkus Pelajar Pengedar Pil Koplo

Nganjuk, koranmemo.com – Terbukti mengedarkan pil dobel L, AA (16) seorang pelajar salah sebuah SLTA di Nganjuk, dibekuk Satreskoba Polres Nganjuk di sebuah warung kopi Dusun Barong Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom. Hingga kini, kasusnya masih dalam penyidikan

Informasi yang dihimpun,  ditangkapnya pelaku berawal saat Tim Opsnal Satreskoba Polres Nganjuk melakukan patroli rutin untuk memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan di wilayah Kecamatan Tanjunganom. Saat itu, petugas mencurigai sekelompok anak muda yang tengah bergerombol di pinggir jalan.

Disinyalir, anak-anak usia pelajar ini sedang mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Hal itu terlihat dari raut wajah mereka dan gerakannya yang limbung. Berdasarkan itu, petugas langsung mendatanginya dan melakukan penggeledahan, Jumat (2/12) sekitar pukul 14.00 WIB.

Setelah digeledah, petugas mendapati 3 orang, yakni RE, ER dan FA, ditemukan 32 butir pil dobel L. Kepada petugas, 3 orang pemuda ini mengaku hanya sebagai konsumen atau pemakai. Sedangkan pil koplo itu dibelinya dari pelaku sebanyak 4 kit dengan harga Rp 80 ribu. Mendapat keterangan, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan digelandang ke Mapolres Nganjuk.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Maksum mengatakan, setelah melakukan penangkapan, pihaknya langsung menghubungi pihak sekolah dan orang tua melaku. “Karena masih anak-anak, pelaku tidak kami tahan, namun proses hukum terus berlanjut,” ujarnya.

Pelaku dipersangkakan telah melanggar pasal 196 jo pasal 98 ayat 2 dan 3, UURI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, jo UURI nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. “Kami juga melakukan koordinasi dengan Bapas Kediri, dan kasusnya kita kembangkan untuk mengungkap jaringannya,” kata AKP Maksum. (jie)